Badminton Asia Team Championships 2020

Final Badminton Asia Team Championships 2020: Duet Anyar Ahsan/Fajar Buat Indonesia Hattrick Gelar!

Duet anyar Mohammad Ahsan/Fajar Alfian ciptakan hattrick Tim Putra Indonesia di Badminton Asia Team Championships 2020.

badmintonindonesia.org kolase TribunPalu.com
Duet anyar Mohammad Ahsan/Fajar Alfian ciptakan hattrick Tim Putra Indonesia di Badminton Asia Team Championships 2020. 

Tak patah arang, Jonatan terus memepet angka hingga skor imbang 8-8.

Beruntung interval game pertama berhasil dicuri Jonatan dengan skor 11-9.

Selepas jeda, Jonatan kembali memimpin pada angka 12-11.

Namun, Cheam berhasil membalikkan keadaan menjadi 13-14.

Pertandingan semakin menegangkan saat Cheam terus menerus menghajar Jonatan dengan smash keras.

Beruntung, bolanya melebar ke sisi belakang lapangan, skor menjadi 16-17.

Smash keras Jonatan ke arah badan Cheam menyeimbangkan perolehan 17 sama.

Jonatan pun mendapatkan game poin, kedudukan menjadi 20-18.

Di poin kritis, Cheam berhasil melakukan challenger.

Kedudukan semakin menegangkan saat Cheam berhasil meraih angka, poin imbang 20-20.

Sayangnya challenge dari Jonatan gagal dan kedudukan berbalik 20-21.

Pukulan Cheam melebar membuahkan angka untuk Jonatan, angka 21 sama.

Jonatan kembali melakukan serangan tetapi keluar garis.

Atmosfer pertandingan memanas hingga angka 22 sama.

Sayangnya, Jonatan harus mengakui keunggulan Cheam dengan skor 22-24.

Jalannya pertandingan Marcus/Kevin

Laga final Badminton Asia Team Champhionsips 2020 di partai kedua, Indonesia diwakili oleh ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Seperti sebelumnya, remacth babak semifinal Indonesia Masters tahun ini terjadi di laga final Badminton Asia Team Champhionships 2020.

Meski terkesan bakal menang mudah melawan Aaron Chia/Sih Wooi Yik, namun rivalitas kedua ganda putra ini sangat kuat dan tak bisa dianggap remeh oleh Marcus Gideon/Kevin Sanjaya.

Kali ini, Marcus/Kevin tampak kewalahan meladeni perlawanan pasangan nomor delapan dunia ini.

Sebab dari awal permainan, bola-bola sulit dimatikan dan keberanian Aaron/Soh untuk menyerang membuat Marcus/Kevin tertinggal di interval game pertama.

Kedudukan sementara 9-11.

Namunsedikit demi sedikit, pasangan berjuluk The Minions itu terus menipiskan jarak hingga skor 12-14.

Sergapan Kevin Sanjaya di depan net, membuat bola berpindah posisi dan makin mendekati wakil Malaysia tersebut.

Skor menjadi 14-15.

The Minions pun berhasil membalikkan keadaan dengan skor 18-16.

Aaron/Soh berhasil mendekati The Minions dengan skor 18-19.

Di poin krusial, game poin justru dicuri oleh Aaron/Soh dengan skor 20-18.

Beruntung, pukulan keras Marcus Gideon berhasil menyeimbangkan kedudukan menjadi 20-20.

Dan game pertama berakhir dengan kemenangan The Minions dengan skor 22-20.

Game kedua masih sama sengitnya.

Berulang kali The Minions dibuat pontang-panting oleh Aaron/Soh.

Tetapi, The Minions berhasil mencuri interval game dengan angka 11-9.

Aksi-aksi tengil juga dilancarkan Kevin Sanjaya di poin 14-11.

Antisipasi yang memukau membuat The Minions memperlebar jaraknya hingga angka 17-12.

Smash keras Marcus Gideon pun tak mampu dibalas Soh Wooi dengan baik.

Kedudukan menjadi 18-15.

The Minions pun menang dengan angka 21-16.

Kemenangan ini pun menyempurnakan raport head to head mereka, 6 kemenangan tanpa balas dari Aaron/Soh Wooi.

Sekaligus menambah sumbangan poin 2-0 atas Malaysia.

Jalannya pertandingan Anthony Sinisuka Ginting

Laga dibuka oleh Anthony Sinisuka Ginting yang bakal melawan Lee Zii Jia.

Dalam catatan head to headnya, Ginting unggul 1-0 atas Lee dalam pertemuan terakhirnya di French Open 2019.

Sejak laga dimulai, pergerakan dominasi belum tampak dari keduanya.

Kejar mengejar poin terus terjadi hingga angka 7 sama.

Namun, interval game pertama berhasil direbut oleh Lee Zii Jia dengan selisih 3 poin.

Permainan apik dari Ginting membuatnya memperoleh tiga angka beruntun.

Kedudukan menjadi imbang 11-11.

Serangan demi serangan dilakukan oleh Ginting untuk mengendalikan permainannya.

Tetapi lagi-lagi karena pukulan yang melebar dari Lee Zii Jia membuat Ginting berbalik unggul 13-11.

Keunggulan tersebut tak bertahan lama hingga Lee Zii Jia berhasil membalikkan keadaan menjadi 14-15.

Meski terus mendapatkan serangan-serangan keras dari Lee Zii Jia, Ginting terus menyusul dan menyamakan kedudukan menjadi 17-17.

Di poin-poin krusial Ginting masih berada di bawah tekanan dari Lee Zii Jia, tetapi tetap bisa mengimbangi pada skor 19-19.

Sayangnya, game poin telah direbut Lee Zii Jia yang membiarkan bola Ginting melebar ke belakang lapangan.

Tapi, tak ingin menyerah Ginting memberikan perlawanan apiknya hingga menciptakan angka 20-20.

Ginting berhasil mendapatkan angka karena pukulan Lee Zii Jia yang melebar ke garis luar.

Akhirnya, Ginting berhasil memenangkan set pertama dengan skor 22-20.
Game kedua dimulai, Lee Zii Jia memimpin angka hingga 3-6.

Ginting akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 6-6.

Interval game kedua pun direbut Ginting dengan skor 11-9.

Ginting semakin leluasa dengan memperlebar jarak hingga 16-10.

Permainan Ginting makin apik saat beberapa kali membuat Lee Zii Jia kewalahan dengan serangan-serangannya.

Kedudukan sementara menjadi 18-13.

Di angka krusial, terjadi rally yang agresif sehingga membuat Ginting tak kuasa membalas bola Lee Zii Jia.

Namun, akhirnya Ginting berhasil mengakhiri laga dengan skor 21-16.

Alhasil, Ginting menjadi penyumbang angka pertama 1-0 atas Malaysia.

(TribunPalu.com/Isti Prasetya)

Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved