Selasa, 9 Juni 2026

Penjelasan Dokter soal Tutorial Pembuatan Masker dari Tisu Basah yang Viral di Media Sosial

Sebuah video yang memperlihatkan tutorial pembuatan masker dari tisu basah belum lama ini menjadi viral di media sosial.

Tayang:
techarp.com
ILUSTRASI masker. Merebaknya wabah virus corona membuat masker menjadi langka dan mahal. Sehingga muncul video tutorial pembuatan masker dari tisu basah yang viral di media sosial. Bagaimana penjelasan dokter? 

Menurut dokter Chrisrianto, tisu basah tidak direkomendasikan untuk dijadikan masker.

"Untuk tisu basah (dijadikan masker) belum ada penelitiannya, jadi tidak direkomendasikan," ujar Christianto saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (2/3/2020).

Ia menyebut masker yang direkomendasikan untuk dipakai ialah yang sesuai dengan standar kesehatan.

"Yang direkomendasikan hanya masker bedah dan masker N95," ujarnya.

Selain itu, penggunaan masker juga harus diperhatikan dengan benar.

Hal ini untuk memaksimalkan fungsi masker sebagai penyaring udara.

Andre Taulany Buka Suara Soal Pernikahan Sule: Cuma Kasih Lihat Foto dan Minta Doa



Masker N95
Masker N95 (Kompas.com)

"Masker bedah pemakaiannya yang benar, yang berwarna hijau atau biru posisinya di luar, yang putih di dalam," ujarnya.

Lipatan masker juga harus diperhatikan.

"Lipatan luar mengarah ke bawah," ungkapnya.

Viral Wartawan TV Gunakan Respirator saat Liputan, Dokter: Emang Mau Buat Radiasi atau Graffiti?

Orang Sehat Tak Perlu Pakai Masker

Seorang Profesor Kedokteran dan Epidemiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Lowa, Eli Perencevich MD mengatakan masker justru dapat meningkatkan risiko infeksi virus corona.

"The average healthy person does not need to have a mask, and they shouldn’t be wearing masks,

(Rata-rata orang yang sehat tidak perlu memakai masker dan seharusnya mereka tidak mengenakan masker," kata Dr. Perencevich, dikutip dari Forbes.

"There’s no evidence that wearing masks on healthy people will protect them. They wear them incorrectly, and they can increase the risk of infection because they’re touching their face more often,

(Tidak ada bukti memakai masker pada orang sehat akan melindungi mereka (dari virus corona). Mereka memakainya secara salah dan mereka dapat meningkatkan risiko infeksi karena mereka lebih sering menyentuh wajah mereka)," jelasnya.

Daftar Harga Smartphone Vivo Terbaru, Seri Vivo S1 Pro Fancy Sky Dibanderol Rp3,9 Juta-an

Diburu Warga Karena Virus Corona, Harga Masker Naik 6 hingga 14 Kali Lipat di Jakarta

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved