Selasa, 28 April 2026

Virus Corona Merebak di Indonesia, Imam Besar Masjid Istiqlal: Jangan Menganggap Ini Azab

Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar berkomentar terkait wabah virus Corona yang ikut melanda Indonesia.

Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Proses pembersihan atau sterilisasi kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta dengan cairan disinfektan, Jumat (13/3/2020). 

TRIBUNPALU.COM -  Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar turut memberikan komentar terkait wabah virus corona COVID-19 yang melanda Indonesia.

Ia meminta agar penyebaran virus yang sudah dianggap pandemi global itu tidak dianggap sebagai azab.

"Jangan  menganggap ini (Corona) azab. Definisi azab dalam Alquran itu diciptakan kepada umat terdahulu," ujar Nazaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (13/3/2020). 

Menurut dia, setelah doa Nabi Muhammad SAW tidak ada lagi yang namanya azab. 

Lagipula azab hanya ditimpakan kepada kaum kafir.

Fakta Terbaru Kasus Remaja Bunuh Bocah 6 Tahun, Dokter Kesulitan Membaca Ekspresi Wajah Pelaku

Virus Corona Masih Menyebar di Australia saat Musim Panas, tak Mempan Diredakan Suhu Tinggi?

Virus Corona COVID-19 Merebak, Jadwal MotoGP 2020 Dipadatkan, Ada 9 Seri dalam 12 Pekan

Proses pembersihan atau sterilisasi kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta dengan cairan disinfektan, Jumat (13/3/2020).
Proses pembersihan atau sterilisasi kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta dengan cairan disinfektan, Jumat (13/3/2020). (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

"Azab itu sudah tidak ada lagi setelah doa Rasulullah dikabulkan. Azab itu menimpa orang kafir, tidak orang beriman. Tapi kalau musibah, dua-duanya kena. Sama dengan bala, karena itu jangan anggap ini adalah azab," katanya.

Berbagai macam komentar muncul di media sosial terkait Corona.

Termasuk yang menyebutkan wabah Corona sebagai azab.

Virus Corona sudah masuk Indonesia dan telah menjangkiti 34 orang.

Tiga pasien diantaranya dinyatakan sembuh. 

Masjid disemprot disinfektan

Sementara itu,  Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto memastikan rumah ibadah yang menjadi tempat berkumpul banyak orang akan dilakukan pengecekan kebersihan.

Seperti yang dilakukan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat hari ini dengan menyemprotkan disinfektan.

"Nanti akan secara periodik dilakukan, disesuaikan dengan jadwal supaya tidak mengganggu saat salat," ujar Menkes di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).

Penyemprotan disinfektan di rumah ibadah, kata Terawan, dilakukan sebagai langkah preventif terhadap penyebaran virus corona.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved