Minggu, 12 April 2026

Virus Corona

WNI Pasien Corona Meninggal di Singapura, Kemenlu Buka Suara

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membenarkan kabar adanya WNI pasien corona yang meninggal di Singapura.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Seputar virus corona 

TRIBUNPALU.COM - Singapura melaporkan kematian pertama dan kedua akibat virus corona atau Covid-19.

Satu di antara dari dua pasien Covid-19 ini merupakan warga negara Indonesia (WNI)  berjenis kelamin laki –laki (64).

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membenarkan kabar tersebut.

 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia Kemenlu, Judha Nurgaha.

Judha menyebut WNI yang meninggal di Singapura ini meninggal pada Sabtu (21/3/2020).

"Seorang WNI laki-laki berusia 64 tahun yang terinfeksi Covid-19 yang selama ini dirawat di Singapura telah meninggal dunia pada hari ini, 21 Maret 2020," ujar Judha yang dikutip dari Kompas.com.

Update Corona Sabtu 21 Maret 2020, Pasien Sembuh Covid-19 di RI Menjadi 20 Orang

Update Corona di Indonesia: Jumlah Pasien Positif Jadi 450, 38 Pasien Meninggal Dunia

Tes virus Corona.
Tes virus Corona. (doktersehat.com)

Diketahui, WNI yang meninggal ini merupakan pasien dengan kasus nomor 212.

Lebih lanjut Judha menuturkan KBRI di Singapura siap untuk membantu pemulasaraan jenazah.

Sehingga KBRI Singapura juga telah memberikan kontak informasi kepada keluarga WNI tersebut.

"Sesuai peraturan setempat mengenai privasi, KBRI Singapura melalui MoH (Ministry of Health) Singapura telah memberikan nomor kontak KBRI kepada pihak keluarga,” ujarnya.

“Hal ini digunakan jika keluarga memerlukan bantuan terkait pemulasaraan jenazah," jelasnya.

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com menurut siaran pers dari Kementerian Kesehatan Singapura atau MOH pasien merupakan kasus impor.

Dimana sebelum di Singapura, WNI tersebut sempat di rawat di rumah sakit Indonesia pada 9 Maret 2020 karena mengalami gejala pneumonia.

WNI itu kemudian dirawat di Singapura pada 13 Maret 2020.

Lebih Buruk dari Cina, Korban Meninggal di Italia karena Corona Tembus 4000 Orang

Pasien positif Covid-19 memberikan tanda jempol ke arah para tenaga medis. Seorang dokter ahli mengungkap perokok dan pengguna vape ( rokok elektrik) juga lebih berisiko terinfeksi virus corona.
Pasien positif Covid-19 memberikan tanda jempol ke arah para tenaga medis. Seorang dokter ahli mengungkap perokok dan pengguna vape ( rokok elektrik) juga lebih berisiko terinfeksi virus corona. (SCMP/Xinhua)

Dikutip dari Kompas.com, dalam siaran persnya itu, menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong menuturkan sebelum meninggal, WNI tersebut juga mengalami komplikasi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved