Virus Corona

Cegah COVID-19, Ini Alasan Cuci Tangan dengan Sabun Lebih Baik Ketimbang Pakai Hand Sanitizer

Untuk mencegah penularan virus corona COVID-19, mencuci tangan merupakan salah satu hal yang paling esensial.

Cegah COVID-19, Ini Alasan Cuci Tangan dengan Sabun Lebih Baik Ketimbang Pakai Hand Sanitizer
pexels.com/burst
ILUSTRASI mencuci tangan dengan sabun hingga berbusa. 

TRIBUNPALU.COM - Untuk mencegah penularan virus corona COVID-19, mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu hal yang paling esensial.

Sebab, tangan bisa menjadi media penularan virus.

Tangan yang kotor sehabis memegang fasilitas publik kadang masuk ke mulut saat makan, mengucek mata, memegang hidung sehingga virus bisa masuk ke dalam tubuh.

Mencuci tangan yang baik ditekankan oleh Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto adalah menggunakan sabun dan air mengalir dibandingkan hand sanitizer.

Alasannya kalau menggunakan sabun dan air, bagian-bagian yang sulit terjangkau akan terkena air dan sabun seperti bagian sela-sela jari maupun kuku-kuku jari.

Persiapan Pemakaman Ibunda Presiden Jokowi: Penyemprotan Disinfektan hingga Pos Pemeriksaan Suhu

Ibunda Jokowi Meninggal Dunia, Sudjiwo Tedjo: Aku Mengalami Beratnya Anak Laki-laki Ditinggal Ibu

Ibunda Jokowi Meninggal, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Beri Semangat untuk Presiden

Jemaah mencuci tangan dengan hand sanitizer sebelum memasuki Masjid Nasional Al Akbar untuk menunaikan Salat Jumat, di Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/3/2020). Meskipun tetap menggelar Salat Jumat di tengah wabah virus corona (Covid-19), Masjid Nasional Al Akbar Kota Surabaya menerapkan sejumlah prosedur yaitu pencucian tangan dengan hand sanitizer, pemeriksaan suhu badan, dan pemakaian masker serta pemberian jarak (social distancing) 1 meter tiap baris atau shaf jemaah. Surya/Ahmad Zaimul Haq
Jemaah mencuci tangan dengan hand sanitizer sebelum memasuki Masjid Nasional Al Akbar untuk menunaikan Salat Jumat, di Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/3/2020). Meskipun tetap menggelar Salat Jumat di tengah wabah virus corona (Covid-19), Masjid Nasional Al Akbar Kota Surabaya menerapkan sejumlah prosedur yaitu pencucian tangan dengan hand sanitizer, pemeriksaan suhu badan, dan pemakaian masker serta pemberian jarak (social distancing) 1 meter tiap baris atau shaf jemaah. Surya/Ahmad Zaimul Haq (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Penjelasan Ilmiah Mengapa Sabun, Hand Sanitizer, dan Air Hangat bisa Mematikan Virus Corona

Jadi Salah Satu Cara Cegah COVID-19, Ini Pentingnya Cuci Tangan dengan Sabun: Kuman Ada di Mana-mana

Corona Tak Pandang Bulu, Menhub hingga Bupati Karawang Masuk Daftar Pejabat RI yang Positif COVID-19

"Cuci tangan pakai air dan sabun, tidak harus menggunakan hand sanitizer karena dengan sabun dan menggunakan air yang mengalir kita bisa membasuh seluruh celah-celah kuku dan sebagainya dengan baik," ungkap Yurianto saat memberikan keterangan pers, Rabu (25/3/2020).

Sementara dengan hand sanitizer biasanya hanya membersihkan telapak tangan saja, sedangkan bagian punggung tangan suka luput dioleskan hand sanitizer.

"Menggunakan handsanitizer mungkin hanya telapaknya saja yang bisa dibersihkan, punggung tangan dan sela-sela jaro lebih sering tidak masuk, karena itu kembali cuci tangan," ungkap Achmad Yurianto.

(Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengapa Cuci Tangan Dengan Air dan Sabun Lebih Baik dari Hand Sanitizer? Ini Alasannya

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved