Jumat, 24 April 2026

Imigrasi Buka Suara Soal Beredarnya Video Bernarasi Tim Medis China Tiba di Indonesia

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan soal video bernarasikan tibanya tim medis asal China di Indonesia

Editor: Imam Saputro
TRIBUN BATAM/Argianto Dihan Aji Nugroho
FOTO ILUSTRASI Sejumlah wisatawan asal Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam, Selasa (28/1). Meningkatnya warga negara china yang terdeteksi virus corona di Singapura membuat pengawasan terhadap lalulintas warga negara asing maupun WNI diperketat untuk mencegah masuknya virus corona ke Indonesia. 

TRIBUNPALU.COM - Pihak Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan soal video bernarasikan tibanya tim medis asal China di Indonesia yang beredar di media sosial.

Kepala Subbagian Humas Ditjen Imigrasi Ahmad Nur Saleh mengatakan, warga China yang berada dalam video itu justru hendak meninggalkan Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

"Jadi itu area keberangkatan yang di foto. Bukan area kedatangan dan diambilnya waktu pemulangan warga negara RRT," kata Nur Saleh dalam siaran pers, Jumat (27/3/2020).

Nur Saleh menuturkan, warga China yang ada di video itu meninggalkan Indonesia dalam rangka evakuasi.

Warga negara China itu, lanjut Nur Saleh, tercatat meninggalkan Indonesia menggunakan pesawat Cambodia Airlines.

Adapun berdasarkan manifes penerbangan pesawat tersebut, terdapat 126 WN China sebagai penumpang serta tujuh orang kru yang terdiri dari 1 orang WNI, 1 orang WN Korea Selatan, 2 orang WN Filipina, dan 3 orang WN Kamboja.

Dalam video yang dilihat Kompas.com, tampak sejumlah orang yang mengenakan pakaian alat pelindung diri tengah mengantre di Bandara Soekarno-Hatta.

Sosok pengambil video tersebut sempat berbicara menggunakan bahasa Mandarin.

Sedangkan, orang-orang yang mengantre itu tampak seperti warga negara China.

China kirim 40 Ton Alat Kesehatan dan APD

Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, hari ini, Jumat (27/3/2020) kedatangan 40 ton alat kesehatan (alkes) dan alat pelindung diri (APD).

Alkes dan APD tersebut merupakan kiriman dari China.

Pengiriman dibagi menjadi dua gelombang, untuk 20 ton pertama berangkat pada Kamis (26/3/2020) dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Jumat (27/3/2020) pukul 01.40 WIB.

40 ton alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) yang datang secara bertahap dari China untuk Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (27/3/2020).
40 ton alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) yang datang secara bertahap dari China untuk Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (27/3/2020). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Agung Kuswandono mengatakan, bantuan tersebut dikirim untuk membantu Indonesia memerangi Covid-19.

"Alat-alat ini merupakan hasil koordinasi dari setiap kementerian di Indonesia dengan perusahaan asal Tiongkok yang berinvestasi pada bidang hilirisasi nikel di Indonesia," kata Agung di Terminal Kargo 503 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (27/3/2020).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved