Virus Corona

Kurangi Kepadatan Rutan di Tengah Pandemi Covid-19, Myanmar Bebaskan 25 Ribu Tahanan

Pandemi Covid-19 atau virus corona telah menuntut pemerintah di berbagai negara untuk mengambil beragam langkah dalam rangka mencegah penyebarannya

Editor: Imam Saputro
Thet Aung/AFP
Potret sudut kota di Myanmar 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi Covid-19 atau virus corona telah menuntut pemerintah di berbagai negara untuk mengambil beragam langkah dalam rangka mencegah penyebarannya.

Pasalnya, sejak kasus pertama virus corona ditemukan pada Desember 2019 silam hingga pertengah April 2020, kasus infeksi virus terus bertambah.

Data Covid-19 secara global menunjukkan jumlah kasus saat ini telah melewati angka 2,17 juta kasus.

Sejak awal terjadinya wabah tersebut, badan kesehatan dunia atau WHO telah menyatakan bahwa virus corona dapat menular melalui kontak antar manusia atau human to human transmission.

Hal itu jugalah yang kemudian mendorong gerakan physical distancing atau menjaga jarak.

Dalam rangka mendukung gerakan itu, sejumlah negara bahkan mengeluarkan kebijakan pembebasan tahanan untuk mengurangi populasi di rumah tahanan.

Kasus Virus Corona Meningkat di Iran, 54 Ribu Tahanan Dibebaskan untuk Sementara

Kemenkumham Buka Suara Soal Napi yang Kembali Melanggar Hukum Selama Proses Asimilasi

Termasuk di antaranya ialah Myanmar.

Pada Jumat (17/4/2020) ini, lebih dari seperempat narapidana di Myanmar telah dibebaskan.

Dilansir dari AFP, pemberian keringanan untuk para penghuni rutan sendiri telah menjadi agenda tahunan di Myanmar.

Biasanya hal tersebut dilakukan tepat pada perayaan libur tahun baru Myanmar di bulan April.

Namun, pemberian keringanan kali ini disebut sebagai yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

"Untuk menandai tahun baru Myanmar, dengan menghormati kemanusiaan dan perdamaian untuk rakyat, presiden memberikan ampunan kepada 24.896 tahanan di berbagai penjara," kata pihak kantor kepresidenan dalam keterangan resminya.

Menyusul kabar itu, warga terlihat memadati area di sekitar penjara Insein di Yangon.

Mereka memberikan sambutan meriah seiring dengan keluarnya sejumlah bus yang membawa para napi.

Para napi yang baru dibebaskan disambut oleh keluarga mereka di penjara Insein, Yangon
Para napi yang baru dibebaskan disambut oleh keluarga mereka di penjara Insein, Yangon (AFP Photo/Sai Aung MAIN)

ATM Beras Gratis, Cara Pengusaha Vietnam Bantu Masyarakat di Tengah Pandemi Corona

Penerima Kartu Prakerja Gelombang I Sudah Diumumkan,Ini Cara Cek Lolos Kartu Prakerja & Fasilitasnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved