Harry dan Meghan Blokir 4 Media Besar Inggris, Petinggi Media Beri Kritik Pedas

Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle telah memblokir 4 media besar Inggris karena dituduh menerbitkan cerita yang "menyimpang, salah, dan invasif

Instagram/sussexroyal
Pangeran Harry dan Meghan Markle 

TRIBUNPALU.COM - Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle dibuat kesal dengan empat media besar Inggris.

Bahkan saat ini Pangeran Harry telah memblokir 4 media tersebut, karena dituduh menerbitkan cerita yang "menyimpang, salah, dan invasif tanpa alasan".

Dalam sebuah pernyataan keras kepada editor The Sun, Daily Mail, Mirror, dan Express, pasangan itu mengatakan "tidak akan ada pembenaran dan tidak ada keterlibatan" dengan keempat media itu lagi, menurut kabar dari The Guardian.

"Kebijakan ini bukan tentang menghindari kritik. Ini bukan tentang menutup percakapan publik atau menyensor pelaporan yang akurat," menurut salinan surat yang dibagikan wartawan media Financial Times, Mark Di Stefano, di Twitter.

Donald Trump Sebut Pangeran Harry dan Meghan Markle Harus Bayar Biaya Keamanan Sendiri Selama di LA

Mulai Hidup Baru di Kanada, Harry dan Meghan Disebut Lega Keluar dari Kerajaan Inggris

Ratu Elizabeth II Ajak Meghan Markle dan Harry ke Gereja Bersama, Mereka Disebut Saling Mencintai

Tetapi mereka tidak ingin digunakan sebagai "mata uang untuk ekonomi clickbait dan distorsi".

"Duke and Duchess of Sussex telah merasakan orang yang mereka kenal - dan juga orang asing - membuat hidup mereka terpisah tanpa alasan yang baik, selain fakta bahwa gosip miring meningkatkan pendapatan iklan," tulis The Guardian.

The Guardian menggambarkan surat itu sebagai "serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada sebagian besar media".

Harry dan Meghan membuat pengumuman mengejutkan pada Januari bahwa mereka ingin undur diri dari tugas-tugas kerajaan Inggris dan hidup mandiri secara finansial.

Kepergian mereka - yang dijuluki "Megxit" oleh pers Inggris - menyusul laporan bahwa Meghan tidak senang dengan kehidupan kerajaan, dan keduanya mengeluhkan gangguan media.

Permusuhan pasangan itu terhadap beberapa media mencapai tindakan hukum tahun lalu. Harry menggugat dugaan penyadapan voicemail dan Meghan mengajukan klaim atas surat pribadi kepada ayahnya yang muncul di The Mail pada Minggu usai ayahnya membagikannya dengan tabloid itu.

Kantor berita AFP mengabarkan, sidang pendahuluan dalam kasus ini akan diadakan akhir pekan ini.

Dalam pesan mereka kepada editor, pasangan itu mengatakan kebijakan baru mereka tidak berlaku untuk semua media, dan mereka akan terus bekerja dengan wartawan di seluruh dunia.

Orangtua dari Archie Harrison Mountbatten-Windsor ini pindah ke California per bulan lalu dan "tidak terdeteksi". Bahkan lokasi mereka tidak diketahui, meski ada laporan tidak resmi bahwa pasangan itu tinggal di Malibu.

Keputusan Harry dan Meghan blokir media Inggris dikritik habis-habisan oleh para mantan petinggi media itu pada Senin (20/4/2020).

Kanada akan Hentikan Pembiayaan Keamanan untuk Pangeran Harry dan Meghan Markle

Piers Morgan eks editor Mirror yang sekarang menjadi presenter televisi terkenal di Inggris menulis komentar pedas di Twitter:

"Bayangkan pikirkan ada orang yang peduli tentang me-me-me egos (ego pribadi) ketika pekerja kesehatan di seluruh dunia kewalahan di tempat kerja? Benar-benar sepasang alat narsis yang menjijikkan dan menipu."

Kemudian David Yelland mantan editor The Sun, mengungkapkan pandangan yang sama dengan mengklaim pengumuman itu adalah "selera buruk" di saat pandemi Covid-19.

"Saya benar-benar tidak berpkir ada sisi buruk bagi Harry dan Meghan saat mengirimkan pesan ini kepada para editor. Itu adalah salah satu bagian komunikasi terburuk yang pernah saya lihat," katanya kepada radio BBC.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kekesalan Memuncak, Harry dan Meghan Blokir 4 Media Besar Inggris", 
Penulis : Aditya Jaya Iswara
Editor : Aditya Jaya Iswara

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved