Sabtu, 25 April 2026

Virus Corona

Bertugas di Tengah Pandemi, 53 Jurnalis di India Dinyatakan Positif Virus Corona

Pandemi Covid-19 atau virus corona yang terjadi saat ini dapat menjangkiti siapa saja.

Prakash SINGH / AFP
Relawan dari sebuah kuil Sikh mendistribusikan makanan gratis kepada para tunawisma selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19 di New Delhi pada 15 April 2020. 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi Covid-19 atau virus corona yang terjadi saat ini dapat menjangkiti siapa saja.

Berbagai kalangan tanpa pandang bulu disebut berpotensi untuk terinfeksi.

Tak terkecuali para awak media yang bertugas melaporkan kabar seputar wabah yang menyebabkan krisis kesehatan global itu.

Apresiasi Tenaga Medis yang Tangani Wabah Virus Corona, Pemerintah Siapkan Dana Insentif

Corona Tak Pandang Bulu, Menhub hingga Bupati Karawang Masuk Daftar Pejabat RI yang Positif COVID-19

Kondisi inilah yang dilaporkan otoritas India baru-baru ini.

Dikabarkan setidaknya ada 53 jurnalis yang dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Jumlah tersebut didapatkan setelah pihak Brihanmumbai Municipal Corporation (BMC) menggelar pemeriksaan untuk 167 rekan media yang bertugas di Kota Mumbai.

Kepala Komite Kesehatan BMC, Amey Ghole memaparkan kasus positif tersebut meliputi kalangan reporter, juru kamera, fotografer, dan operator van.

Di sisi lain, menanggapi kabar kurang menguntungkan itu, Asosiasi Press Mumbai (MPC) mengajukan permohonan adanya perlindungan yang lebih baik bagi para awak media.

"Saat beberapa dari kita memiliki keuntungan untuk bekerja dari rumah, banyak jurnalis yang harus pergi ke zona berbahaya dan ruang publik, serta membutuhkan perlindungan yang memadai," tulis pihak MPC dalam surat mereka sebagaimana dikutip dari CNN.

Polisi di India kenakan helm berbentuk virus corona
Polisi di India kenakan helm berbentuk virus corona (Twitter @AFPphoto)

India catat 18 ribu kasus positif

Hingga Selasa (21/4/2020) ini, India mencatat total kasus positif sebanyak 18.658.

Dari keseluruhan kasus, 3.273 pasien di antaranya telah dinyatakan sembuh.

Sementara, 592 orang dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi virus tersebut.

Konfirmasi 86 Ribu Kasus Covid-19, Turki Laporkan Total Kasus Tertinggi di Wilayah Timur Tengah

UPDATE Corona di Indonesia, 21 April: 50.370 Spesimen terkait Covid-19 Telah Diperiksa

India sendiri saat ini menduduki urutan ke 17 sebagai negara dengan kasus terbanyak.

Berdasar laporan data Johns Hopkins University (JHU), Amerika Serikat masih menduduki peringkat pertama dengan total 787 ribu kasus.

Berikut TribunPalu.com merangkum 20 negara dengan kasus terbanyak.

*data dapat berubah sewaktu-waktu.

1. Amerika Serikat: 787.960 kasus

2. Spanyol: 204.178 kasus

3. Italia: 181.228 kasus

4. Prancis: 156.493 kasus

5. Jerman: 147.065 kasus

6. Inggris: 125.856 kasus

7. Turki: 90.980 kasus

8. Cina: 83.849 kasus

9. Iran: 83.505 kasus

10. Rusia: 52.763 kasus

Update kasus di India
Update kasus di India (https://coronavirus.jhu.edu/map.html)

Wilayah Sebaran Corona di Indonesia Selasa (21/4/2020): Nusa Tenggara Timur Masih 1 Pasien Covid-19

Update Corona di Indonesia Selasa, 21 April 2020: Total 7.135 Kasus Positif, 842 Pasien Sembuh

11. Belgia: 40.956 kasus

12. Brasil: 40.814 kasus

13. Kanada: 37.933 kasus

14. Belanda: 33.588 kasus

15. Swiss: 27.944 kasus

16. Portugal: 20.863 kasus

17. India: 18.658 kasus

18. Peru: 16.235 kasus

19. Irlandia: 15.652 kasus

20. Austria: 14.873 kasus

(TribunPalu.com/Clarissa Fauzany)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved