Virus Corona
Kisah Denna Pungki, Relawan Penanganan Covid-19: Pernah Dikucilkan dan Dilarang Pulang ke Rumah
Denna Pungki bertugas memastikan masyarakat mendapat layanan Rapid Test Covid-19 gratis di bawah naungan Relawan Aksi Indonesia Bersatu.
Apa saja tugas utama Denna sebagai relawan medis penanganan Covid-19?
Kalau untuk tugas kami sebagai aksi relawan di Wisma Atlet, memastikan masyarakat melakukan Rapid Test massal secara gratis. Jadi yang pertama kita arahkan untuk registrasi. Kita juga berlakukan protokol pencegahan penularan virus corona.
Melakukan social distancing, kita cek suhu terlebih dulu, kita masukkan dia ke box steril atau disinfektan, setelah itu dia melakukan registrasi dan kemudian kita bantu arahkan ke dokter.
Sesudah mengikuti tes Rapid Test hasilnya sudah bisa diperlihatkan dalam waktu dua menit.
Misalkan mereka salah satunya ada yang positif, itu akan langsung ditindaklanjuti oleh dokter yang bertugas.
Misal hasilnya memungkinkan, yang bersangkutan bisa langsung dirujuk ke rumah sakit darurat Covid-19, menggunakan ambulans.
Anda tidak khawatir sebagai relawan?
Petugas, relawan, atau petugas dokter lainnya, kami setiap hari dikasih vitamin, daya tahan tubuh, selalu dicek kesehatannya, dan kebersihannya. Selalu diedukasi seperti itu. Jadi kita yakin saja.
Apa duka yang dialami sebagai relawan medis di bulan Ramadan ini?
Teman-teman kami beberapa kali mengalami sanksi sosial. Seperti dikucilkan, dijauhkan, sampai pak RT setempat wanti-wanti kita untuk tidak pulang (ke rumah).
Memang kami belum pulang dari hari pertama bertugas. Sampai bulan puasa ini belum bertemu keluarga, itu yang menyedihkan.
Puasa tidak bersama keluarga, tapi kami saling support dengan teman relawan lainnya, yang kita lakukan ini bukan untuk kita sendiri tapi untuk semua.
Bagaimana perasaan Denna ketika masyarakat justru cenderung diskriminatif?
Kita berusaha, sama-sama mengerti.
Denna tetap berpuasa?
Semampu kami, kami tetap puasa. Tetap menjalankan ibadah kami yaitu berpuasa dan menjalankan salat lima waktu.
Saat menghubungi keluarga?
Mungkin kami ketika sahur, setiap berbuka, setiap ada waktu lenggang untuk video call, untuk saling menyapa. Kekhawatiran menjadi makanan setiap hari bagi mereka ya.
Bagaimana Denna meyakinkan orang tua menjadi relawan medis?
Saya juga berjanji untuk menjaga diri, mengikuti protokol pencegahan penularan Covid-19 ini untuk yang terbaik, untuk bisa pulang ke rumah agar bisa bersama keluarga lagi.
Apa tidak takut tertular?
Sedikit parno, iya. Kita selalu yakin, kita akan mengikuti protokol dari dokter.
Sudah berapa kali menangani pasien positif Covid-19?
Sampai kemarin sudah ada 3750 masyarakat yang menjalankan Rapid Test. Yang terindikasi positif itu ada 28 orang.
Ada pasangan suami istri. Anaknya, dua-duanya panas, mungkin mereka. Setelah dites ibunya negatif, bapaknya positif. Di situ seperti perpisahan keluarga, anaknya langsung dirujuk, kami melihat kesedihan ketika sang suami harus mengikuti isolasi arahan dari dokter di bulan Ramadan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/denna-relawan-covid.jpg)