Dua Hari Fasilitas Publik Kembali Normal, Korea Selatan Deteksi Kluster Baru Covid-19
Sekitar 13 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah pasien Covid-19 mengunjungi klub dan bar di kawasan Itaewon, Ibu Kota Seoul.
TRIBUNPALU.COM - Korea Selatan mendeteksi kluster virus corona baru pada Jumat (8/5/2020) hanya dua hari setelah pemerintah mengizinkan fasilitas publik beroperasi normal kembali.
Kluster baru tersebut merupakan klub dan bar.
Dikutip Tribunnews dari Anadolu Agency, media lokal melaporkan, kejadian ini mendorong pihak berwenang mengeluarkan peringatan terhadap peningkatan jumlah kasus virus corona.
Pemerintah memberlakukan syarat langkah-langkah dasar pencegahan virus corona bagi perusahaan atau bisnis yang mulai beraktivitas normal.
Lebih jauh, sekira 13 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah pasien Covid-19 mengunjungi klub dan bar di kawasan Itaewon, Ibu Kota Seoul.
• Soroti Penangkapan Ferdian Paleka, Andre Taulany: Pertanggungjawabkan Apa yang Sudah Dilakukan
• Viral Seorang Ibu di Gowa Kembalikan Bantuan Sembako karena Tak Tahan Lihat Tetangga Kelaparan
• Presiden China Xi Jinping Dikabarkan Mendapat Pesan Verbal dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un
Menurut kantor berita Yonhap, pasien Covid-19 berkunjung ke lingkungan Itaewon pada akhir pekan lalu.
Pejabat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan angkat bicara terkait kejadian ini.
Mereka menerangkan, pasien melakukan kontak termasuk dengan tiga warga negara asing (WNA) dan satu perwira tentara.
Sejauh ini, mereka semua dinyatakan positif Covid-19.
• Soal Penanganan Covid-19, Media Australia Sebut Sikap Anies Baswedan Serupa Gubernur New York
• Menteri BUMN Erick Thohir Izinkan McDonalds di Gedung Sarinah Kembali Buka, Namun dengan Syarat Ini
Mengunjungi Lima Klub dan Bar di Itaewon
Lebih jauh, pasien dengan Covid-19 itu diketahui mengunjungi lima klub dan bar di Itaewon pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari pekan lalu.
Wakil Menteri Kesehatan Korea Selatan Kim Ganglib dalam konferensi pers, Jumat (8/5/2020) angkat bicara.
"Sangat mungkin ada lebih banyak kasus di jalan," kata Kim.
Kim mengatakan, hal ini mengingat jumlah orang yang menghadiri klub malam terbilang tinggi.
Kasus Impor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/beijing526.jpg)