Breaking News:

Untuk Tangani Covid-19, Joko Widodo Minta 104 Laboratorium di Indonesia Dioptimalkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta 104 laboratorium pengujian spesimen terkait virus Corona (Covid-19) berfungsi maksimal.

Instagram.com/jokowi/
Potret Presiden Joko Widodo. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta 104 laboratorium pengujian spesimen terkait virus Corona (Covid-19) berfungsi maksimal. 

TRIBUNPALU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta 104 laboratorium pengujian spesimen terkait virus Corona (Covid-19) berfungsi maksimal.

Terlebih, realisasi target 10 ribu pengujian spesimen Covid-19 masih jauh.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas terkait percepatan penanganan pandemi Covid-19 melalui video conference yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (11/5/2020).

Banyak yang Berkerumun Nostalgia di McD Sarinah, Kluster Baru Covid-19 Dikhawatirkan Bakal Muncul

Gempi sudah Paham Perceraian Gisel dan Gading Marten dengan Analogi Pisah Kerajaan, Luna Maya Kaget

Kurva Covid-19 di Indonesia Diklaim Melandai, Ahli dari Eijkman: Kurvanya Tidak Sesuai Standar Ilmu

"Data dari Gugus Tugas saat ini sudah ada 104 laboratorium yang masuk jaringan lab Covid-19. Dan saya ingin dipastikan lab-lab tersebut berfungsi maksimal," kata Jokowi.

Dari total 104 laboratorium, kata Jokowi, hanya 53 laboratoriun rujukan sudah melakukan pemeriksaan dan 51 laboratorium rujukan belum melakukan pemeriksaan.

Selain itu, Jokowi menyoroti kesiapan sumber daya manusia (SDM) hingga ketersediaan pereaksi kimia (reagen) untuk melakukan operasional laboratorium. Terutama terkait Covid-19.

"Saya lihat terutama kesiapan SDM yang terlatih lebih diperhatikan lagi, juga berkaitan dengan masalah di alat pengujian yang masih kurang terutama reagen PCR (Polymerase Chain Reaction), RNA (ribonucleic acid), dan PVM," kata Jokowi.

"Dan saya minta ini segera diselesaikan dalam minggu ini," tambahnya.

Update Covid-19 Global Senin, 11 Mei 2020 Siang: Ada 79.528 Kasus Kematian di Amerika Serikat

Covid-19, Tradisi Mudik Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama Berubah: Bukannya Ga Sayang Keluarga

Marak Sindikat Penyelundupan Manusia Via Travel saat PSBB, Biaya 3 Kali Lipat dari harga Normal

Meleset dari target

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan pengujian spesimen terkait virus corona (Covid-19) menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 10 ribu sampel per hari.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved