Pria Bertato Peta Indonesia di Kerusuhan Amerika Serikat: Saya Warga Negara AS yang Dinaturalisasi
Yang menjadi perhatian warganet bukanlah aksi dari pria tersebut, melainkan tato peta Indonesia yang ada di lengan kanan pria tersebut.
TRIBUNPALU.COM - Kasus kematian pria kulit hitam, George Floyd, yang dianiaya oknum polisi pada Senin (25/5/2020) memicu aksi unjuk rasa besar-besaran terjadi di Amerika Serikat (AS).
Floyd tewas usai dibekuk polisi, lalu lehernya ditindih lutut polisi yang diketahui bernama Derek Chauvin saat ia tiarap dan tidak membawa senjata.
Pria dengan tinggi badan dua meter itu sempat merintih tidak bisa bernapas dan semua badannya sakit, tetapi polisi mengacuhkannya.
Ia akhirnya tewas usai hampir sembilan menit lehernya ditindih lutut Chauvin.
Saat itu, George Floyd diamankan polisi lantaran diduga memakai uang palsu saat membeli rokok di toko kelontong.
• Haruka Nakagawa Kenang Awal Kariernya di Indonesia: Datang Sendirian dari Jepang 8 Tahun yang Lalu
• Tewaskan 1 Penambang Belerang, Ahli Sebut Gelombang Setinggi 3 Meter di Gunung Ijen adalah Tsunami
• Ternyata Ini Makna dari Kode ACAB dan 1312 yang Sering Terlihat di Foto Aksi Demo Kasus George Floyd
Di tengah aksi unjuk rasa yang meluas di Amerika Serikat (AS) buntut dari pembunuhan George Floyd itu, seorang perusuh tertangkap kamera beraksi di Philadelphia.
Dalam foto yang juga dimuat di media The Inquirer itu, pria tersebut memakai topi berwarna putih dan celana pendek hitam.
Ia terlihat sedang memegang sesuatu untuk merusak properti.
Namun yang menjadi perhatian warganet bukanlah aksi dari pria tersebut, melainkan tato peta Indonesia yang ada di lengan kanan pria tersebut.
Sejumlah warganet menyebut pria tersebut merupakan orang Indonesia.
Setelah foto tersebut viral dan menuai kontroversi, pria yang ada dalam foto tersebut memberikan klarifikasi melalui akun Facebook dan Instagram.
Nama akun tersebut adalah Rainey Arthur Backues.
"Kalian mungkin mengenali saya dari beberapa foto yang beredar di media sosial dalam beberapa jam terakhir. Jika kalian mengenal saya secara pribadi, kalian akan tahu bahwa apa yang diwakili di sana sangat berbeda dengan saya," tulis akun tersebut pada Senin (1/6/2020).
Ia mengaku pergi naik sepeda melalui Center City sebelum ikut protes.
Awalnya, ia mengunggah foto tersebut untuk mendokumentasikan bagi orang-orang yang tidak ke luar rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/pria-tato-indo.jpg)