Breaking News:

Studi Terbaru Buktikan Pakai Masker dan Jaga Jarak Bisa Kurangi Risiko Penularan Covid-19

Studi terbaru membuktikan memakai masker dan berjaga jarak dapat mengurangi risiko penularan Covid-19 atau virus corona.

Shutterstock
Virus Corona 

TRIBUNPALU.COM - Studi terbaru membuktikan pemakaian masker dan menjaga jarak rupanya bisa mengurangi risiko penularan Covid-19.

Dikutip Tribunnews dari Sky News, menjaga jarak sosial disebut dapat dapat membatasi kemungkinan penularan virus corona di bawah 3 persen.

Sementara membatasi jarak satu meter dapat mengurangi risiko penularan menjadi 2,6 persen.

Jarak dua meter mengurangi kemungkinan infeksi hingga 50 persen.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet, Senin (1/6/2020), menganalisis data dari 172 studi di 16 negara.

NEW NORMAL - Dalam persiapan New Normal, Mal Ciputra Semarang menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung dengan menerapkan social distancing dan pengukuran suhu tubuh pengunjung untuk meminimalisir resiko penularan virus covid-19. Petugas yang berinteraksi dengan pengunjung juga dilengkapi face shield, Jumat (29/05/20). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
NEW NORMAL - Dalam persiapan New Normal, Mal Ciputra Semarang menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung dengan menerapkan social distancing dan pengukuran suhu tubuh pengunjung untuk meminimalisir resiko penularan virus covid-19. Petugas yang berinteraksi dengan pengunjung juga dilengkapi face shield, Jumat (29/05/20).  (TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Studi tersebut menemukan, memakai masker hanya memiliki peluang 3 persen untuk terkena Covid-19.

Sementara pelindung mata menurunkan risiko menjadi 5,5 persen.

Meskipun beberapa bukti dianggap "kepastiannya rendah", penelitian ini memberikan gambaran yang paling jelas.

Di antaranya langkah-langkah jarak sosial dan memakai masker akan menjadi kunci dalam memperlambat penyebaran virus.

Terlebih memungkinkan lagi dengan menerapkan pembatasan lockdown.

Namun, laporan ini juga memperingatkan menggunakan masker, kacamata pelindung dan menjaga jarak sosial dengan baik tidak memberikan perlindungan penuh.

Pengunjung mengenakan face shield atau alat pelindung wajah saat berbelanja di Plaza Marina Surabaya, Rabu (3/6/2020). Plaza Marina Surabaya menerapkan protokol penerapan normal baru atau new normal secara ketat bagi setiap pengunjung seperti wajib memakai pelindung wajah, masker dan melalui pengecekan suhu tubuh saat masuk mal. Semua karyawan di salah satu pasar telekomunikasi ini juga diwajibkan menggunakan sarung tangan untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Pengunjung mengenakan face shield atau alat pelindung wajah saat berbelanja di Plaza Marina Surabaya, Rabu (3/6/2020). Plaza Marina Surabaya menerapkan protokol penerapan normal baru atau new normal secara ketat bagi setiap pengunjung seperti wajib memakai pelindung wajah, masker dan melalui pengecekan suhu tubuh saat masuk mal. Semua karyawan di salah satu pasar telekomunikasi ini juga diwajibkan menggunakan sarung tangan untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19.  (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Para penulis menyarankan, petugas kesehatan harus menggunakan respirator daripada masker bedah untuk "perlindungan yang lebih besar."

Halaman
123
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved