Breaking News:

Mobil Milik PT Pos Terbakar, Bawa Uang Bansos Rp 840 Juta

Satu unit mobil jenis Daihatsu Grand Max milik PT Pos dan Giro terbakar di Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT

(Dokumen Polres Kupang)
Mobil jenis Daihatsu Grand Max milik PT Pos dan Giro yang mengangkut untuk bantuan sosial tunai bagi masyarakat Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, NTT terbakar. 

TRIBUNPALU.COM - Satu unit mobil jenis Daihatsu Grand Max milik PT Pos dan Giro terbakar di Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mobil itu terbakar, saat membawa uang tunai ratusan juta rupiah yang akan digunakan untuk bantuan sosial tunai bagi masyarakat di Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang.

"Mobil itu terbakar kemarin pagi sekitar pukul 08.00 Wita," ungkap Pejabat Humas Polres Kupang Aipda Randy Hidayat, saat dihubungi Kompas.com, melalui sambungan telepon, Selasa (9/6/2020) pagi.

Kejadian itu, lanjut Randy, bermula ketika mobil yang dikemudikan oleh Jehuda Manu Hajo, bersama dua oang pegawai Pos dan Giro, masing-masing Firmus Dega dan Gabdani Theodorus, bergerak dari Kota Kupang Menuju Kecamatan Amarasi, dengan tujuan pembagian bantuan sosial tunai (BST).

Menkeu Umumkan Bansos Covid-19 Diperpanjang hingga Desember 2020: Tapi Nilainya Jadi Rp 300 Ribu

Terdaftar Jadi Penerima Bansos Covid-19, Dosen Unpad Bandung Kaget: Tiba-tiba Saja Dapat Form

Saat tiba di Desa Oesao, mereka menjemput dua pegawai pos lainnya yang berdomisili di Desa Oesao, yakni Marlon Kapitan dan Untung Markus.

Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Amarasi.

Namun, tak berselang lama, satu di antara pegawai pos mencium bau hangus di dalam mobil tersebut dan seketika keluar asap dari dalam mesin mobil.

"Api keluar dari aki mobil yang terletak di bagian belakang pengemudi," ungkap Randy.

Sopir pun langsung menghentikan mobil dan pegawai lainnya turun dari dalam mobil untuk memeriksa bagian radiator dan mengisi air.

Tetapi, api sudah menyala pada bagian bawah mesin mobil, sehingga para pegawai Pos dan Giro sempat mendorong mobil ke bagian tepi jalan.

Apakah Anda Termasuk Penerima Bansos Covid-19 Senilai Rp 600.000? Cari Tahu dengan Klik Situs Ini

Api pun semakin membesar dan membakar mobil tersebut.

"Para pegawai meminta tukang ojek yang kebetulan melewati lokasi kebakaran untuk memanggil mobil tangki air guna memadamkan mobil. Sekitar pukul 08.30 Wita, mobil tengki air datang dan memadamkan api," kata Randy.

Uang bantuan sosial tunai sebesar Rp 840 juta dapat diselamatkan oleh para pegawai Pos dan Giro.

Total kerugian diperkirakan sebanyak Rp 150 juta, termasuk satu ponsel milik pegawai Pos dan Giro.

"Diduga kebakaran terjadi akibat arus pendek pada sistem kelistrikan pada mobil," ujar Randy.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mobil Pos Bawa Uang Rp 840 Juta untuk Bansos Terbakar", 
Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
Editor : Robertus Belarminus

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved