Selasa, 21 April 2026

Area Perkantoran Jadi Pusat Penularan Covid-19, Jam-jam Istirahat Adalah Momen Rawan

Di tengah merebaknya wabah virus corona, klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan.

Geosiar
Ilustrasi sampel positif virus corona Covid-19. 

TRIBUNPALU.COM - Penyebaran wabah virus corona Covid-19 semakin hari semakin meningkat.

Ada sejumlah tempat yang disebut-sebut memiliki potensi besar menjadi pusat penularan virus bernama ilmiah SARS-CoV-2 tersebut.

Satu di antaranya adalah area perkantoran.

Di tengah merebaknya wabah virus corona, klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan.

Data resmi hingga Selasa (28/7/2020) kemarin, ada 440 karyawan di 68 perkantoran di Ibu Kota yang terinfeksi virus corona.

Dua Lokasi Rawan Penularan Covid-19: Area Perkantoran dan Komunitas Warga

Saran PBNU Terkait Pelaksanaan Shalat Idul Adha 2020: Disesuaikan Zonasi Penyebaran Covid-19

3 HOAKS di Tengah Wabah Covid-19 di Indonesia, Mulai dari Thermo Gun hingga Dugaan Buatan Manusia

Angka Kasus Infeksi Virus Corona Kembali Melonjak, China Laporkan 100 Kasus Baru dalam Sehari

Menurut pakar epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono, jumlah itu diperkirakan lebih besar sebab banyak perkantoran yang tidak transparan soal kasus Covid-19 yang terjadi di lingkungannya.

Dengan adanya fenomena itu, para pegawai kantoran di Jakarta mesti ekstrawaspada.

Pandu menilai, ada beberapa tips yang bisa dilakukan para pegawai di kantor guna mengurangi potensi tertular Covid-19 dari rekan kerja.

"Kuncinya waspada. Jangan terlalu lama di kantor, jangan terlalu lama mengobrol di kantor. Pakai masker saat ngobrol. Ngobrol pun jarak jauh saja," kata Pandu ketika dihubungi pada Selasa.

"Orang itu seringkali begitu masuk kantor, bertemu dengan temannya, mereka melepas masker. Padahal tidak tahu kan mereka rumahnya di mana-mana saja," ujar dia.

Sirkulasi udara buruk

Pandu menyebutkan, potensi paling rawan penularan virus corona terjadi ketika sirkulasi udara di ruangan kantor kurang berjalan lancar.

Kondisi ini semakin rawan jika ada banyak orang di ruangan itu, dan mereka semua berbicara, tanpa mengenakan masker karena merasa aman.

"Biasanya ruangan rapat itu yang kecil dan kalau lagi rapat seringkali semua bicara dan harus hati-hati di situ," kata dia.

"Kantor itu ruangannya tertutup dan kalau AC-nya hanya menggunakan udara dalam kantor, kalau ada yang membawa virus, itu akan lebih mudah menular. Itu yang selama ini tidak diperhatikan," kata Pandu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved