Breaking News:

Viral Media Sosial

Viral Curhatan Desainer yang Karyanya Ditawar 'Harga Teman', Pengamat Ekonomi: Tidak Menghargai

Menurut Pakar Ekonomi dari UNS, fenomena permintaan 'harga teman' kerap kali terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.

Freepik
ILUSTRASI profesi desainer. 

TRIBUNPALU.COM - Menjadi seorang desainer, kerapkali menghadapi dilema apabila diminta tolong tetapi jasanya hanya ditawar dengan 'harga teman'.

Seperti kisah seorang desainer grafis yang jasanya ditawar oleh klien dengan 'harga teman' yang belum lama ini viral di media sosial.

Lalu, bagaimana pendapat pakar ekonomi terkait soal 'harga teman' terhadap suatu bisnis dan/profesi?

Pakar Ekonomi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Retno Tanding Suryandari, SE ME PhD turut memberikan pendapatnya mengenai hal tersebut.

Menurutnya, permintaan 'harga teman' sudah sering kali terjadi di lingkungan sekitar.

Namun, sebenarnya hal tersebut justru menandakan sikap tidak menghargai.

"Kebiasaan meminta 'harga teman' ini seolah-olah wajar tapi sebenarnya tidak wajar."

"Artinya kita tidak menghargai proses profesionalisme seorang teman," ujar Retno kepada Tribunnews, Selasa (28/7/2020).

Pakar Ekonomi dari Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Retno Tanding Suryandari, SE., M.E., Ph.D.
Pakar Ekonomi dari Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Retno Tanding Suryandari, SE., M.E., Ph.D. (Dokumen Pribadi)

Kompilasi Video Tagar Situashion yang Viral di TikTok, Coba Buat Videonya Yuk !

Viral Pria di Sulawesi Selatan Diduga Perkosa Anjing, Kasus akan Dilaporkan ke Polda Sulsel

Viral BBC Food Dibully karena Masak Nasi Goreng tapi Nasinya Dicuci Dulu, Chef Arnold Beri Pembelaan

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS ini juga tidak menyarankan berbisnis dengan dalih 'harga teman'.

Sebab, usaha apapun, pasti seorang pelaku bisnis sudah memperhitungkan matang-matang harga yang ditawarkan.

"Dalam etika pergaulan dan etika bisnis, kalau dengan teman sebisa mungkin jangan minta diskon."

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved