Breaking News:

Sindir Kepala Daerah Sombong dan Klaim Bebas Corona, Ganjar Pranowo Lakukan Tes Covid-19 Diam-diam

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta kepada kabupaten/kota untuk menggencarkan tes virus corona Covid-19 kepada warganya.

KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui wartawan 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih terus mewabah di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta kepada kabupaten/kota untuk menggencarkan tes virus corona Covid-19 kepada warganya.

Hal itu untuk mengetahui jumlah kasus yang sebenarnya dan sebaran penularan covid.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut langkah 3T menjadi penting. 3T tersebut yakni tracing, test, dan treatment.

Ashanty Tanya Soal Kemungkinan Maju dalam Pilpres 2024, Ini Jawaban Bijak Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo Tegaskan Isu Penerapan Denda Bagi Masyarakat Tak Gunakan Masker di Jateng Tidak Benar

Ia mengatakan ada seorang kepala daerah di Jateng yag tidak mau melakukan tes. Lantaran tujuannya ingin membangun citra.

Citra yang ingin dibangun di daerahnya yakni tidak ada penumbuhan atau penambahan kasus. Dengan melakukan tes, dikhawatirkan ada penambahan kasus positif Covid-19.

"Yang mau saya katakan adalah, hari gini para politisi membangun citra dengan cara menyembunyikan data dengan tidak mengerjakan sesuatu (tes). Waduh-waduh ini sesuatu yang berbahaya dan fatal," tandasnya.

Padahal, lanjutnya, di daerah tersebut terjadi kasus positif covid terus menerus. Karena tidak ada tes, sehingga kasus tidak diketahui, karena tidak ada perekaman data.

Solo Disebut Zona Hitam Penyebaran Covid-19, Ganjar Pranowo Geram: Mungkin yang Hitam Bajumu

Ganjar pun menginstruksikan pegawainya untuk mengetes warga di daerah tersebut secara diam-diam.

Hasilnya, kata gubernur, dari satu kerumunan ada tiga yang dinyatakan reaktif Covid-19.

"Jadi saat ini, ada kepala daerah yang belum tahu saya melakukan tes secara diam-diam di daerahnya. Dapat tiga dari satu kerumunan, baru satu kerumunan. Kepala daerah itu merasa daerahnya aman, tidak perlu tes, tidak ada kepala daerah yang ngalahin, gitu, sombong sekali," ujarnya.

Dengan adanya tiga orang reaktif itu, lanjutnya, ia berharap kepala daerah tersebut sadar akan pentingnya melakukan proses tes massal.

Karena itu, lanjutnya, semua bupati/ wali kota harus memegang integritas. Caranya, harus membuka data kasus yang ada di daerahnya.

"Ini yang disebut politik informasi dan data. Karena data di Jateng lebih tinggi dari catatan di pusat, pusat lebih rendah, makanya harus ada komunikasi dengan intensif untuk koordinasi. Buka datanya, fitting data lebih penting, kurangi delay data atau cut of time data," imbuhnya.

Dalam webinar itu, politikus PDIP juga menyampaikan menunggu sumbangsih ide, gagasan, dan pikiran dari akademisi terkait penanganan Covid-19 di Jateng.(mam)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Gubernur Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sombong Tak Mau Lakukan Tes Corona ke Warganya,

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved