PM Jepang Shinzo Abe Jalani Pemeriksaan selama 7 Jam di Rumah Sakit
Kesehatan Perdana Menteri Shinzo Abe sedang diperbincangkan, menyusul adanya laporan ia diperiksa selama berjam-jam di rumah sakit.
TRIBUNPALU.COM - Kesehatan Perdana Menteri Shinzo Abe sedang diperbincangkan, menyusul adanya laporan ia diperiksa selama berjam-jam di rumah sakit.
Sebelumnya, masa jabatan pertama Abe berakhir salah satunya karena masalah kesehatan.
Kemudian pada Senin (17/8/2020), Abe keluar dari rumah sakit di Keio University Hospital Tokyo, setelah diperiksa lebih dari tujuh jam, dan pergi dengan mobil tanpa mengatakan sepatah kata pun, menurut tayangan televisi lokal yang dilansir AFP.
Di rumah sakit itu, dulu Abe sempat dirawat karena kolitis ulseratif (peradangan usus besar).
Abe yang mendadak mendatangi rumah sakit pada hari ini memicu spekulasi di media lokal tentang kesehatannya.
• Sempat Dikira Adat China, Kenali Suku Tidung: Suku Asli Kalimantan Utara di Uang Pecahan Rp75.000
• Diduga Kelelahan Bekerja di Tengah Pandemi Covid-19, PM Jepang Shinzo Abe Dilarikan ke Rumah Sakit
Sebuah laporan dari majalah mingguan pada Juli mengklaim, Abe muntah darah.
Namun, Juru Bicara Pemerintah Yoshihide Suga bersikeras bahwa perdana menteri sehat.
Kemudian baru-baru ini, kesehatan Abe dipertanyakan lagi karena dia enggan mengadakan konferensi pers.
Padahal, kritik sedang deras mendera Pemerintah Jepang atas penanganannya terhadap virus corona dengan jumlah kasus yang melonjak.
Para analis mengatakan, Abe kesulitan menjawab pertanyaan di depan umum, dan salah satu stasiun televisi setempat melaporkan bahwa Abe berjalan lebih lambat akhir-akhir ini di kantor perdana menteri.
• Respon Ahok saat Disebut Najwa Shihab Ragu Berikan Kritikan untuk Jokowi: Kalau Berdua Saya Kritik
• Jaksa Fredrik Adhar Syaripuddin Meninggal Dunia, Novel Baswedan Sampaikan Duka Cita
Media lokal yang dikutip AFP pada Senin mewartakan, Abe sudah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan rutin tahunnya pada Juni, lalu mengutip seorang ajudan yang bilang bahwa PM sekarang menjalani "pemeriksaan kesehatan rutin satu hari" tambahan.
Akhir pekan lalu, seorang anggota senior Partai Demokrat Liberal-nya Abe tampak menyarankan agar perdana menteri berusia 65 tahun itu perlu istirahat.
"Kami perlu memaksanya istirahat meski hanya beberapa hari," kata Akira Amari kepada stasiun televisi lokal.
Abe sekarang adalah PM dengan masa jabatan terlama di "Negeri Sakura", tetapi masa jabatan pertamanya berakhir mendadak pada 2007.
Ia tiba-tiba mundur setelah hanya satu tahun menjabat, dan menyebutkan faktor kesehatan adalah salah satunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/pm-jepang-shinzo.jpg)