Selasa, 21 April 2026

Virus Corona di Indonesia

Update Covid-19 Indonesia Rabu 19 Agustus 2020 Tambah 1.902 Kasus Baru, 2.351 Pasien Sembuh Hari Ini

Update virus corona di Indonesia Rabu (19/8/2020); tambah 1.902 kasus baru, 2.351 pasien sembuh hari ini.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi update kasus Covid-19 - Update virus corona di Indonesia Rabu (19/8/2020); tambah 1.902 kasus baru, 2.351 pasien sembuh hari ini. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah telah memperbarui data pasien positif virus corona pada laman resmi Kemkes RI Rabu (19/8/2020) pukul 15.30 WIB.

Berdasarkan  laporan data tersebut, tercatat adanya 1.902 kasus baru.

Total kasus yang terjadi di Indonesia sebanyak 144.945 pasien positif virus corona.

Kemudian, pada hari ini ada 2.351 pasien yang dinyatakan sembuh, sehingga total pasien yang sembuh tercatat 98.657 orang.

Sementara untuk pasien meninggal dunia bertambah sebanyak 69 korban, sehingga total menjadi 6.346 kasus kematian.

Sehingga jika diakumulasikan, terdapat 39.942 kasus aktif atau masih menjalani perawatan.

Anosmia atau Hilang Indera Penciuman saat Covid-19 Berbeda dari Flu, Bisa Dites dengan Benda Ini

Salah satu gejala yang cukup umum dialami oleh orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 adalah kehilangan indera penciuman atau anosmia.

Namun, hilangnya penciuman yang terjadi pada pasien Covid-19 unik dan berbeda dari penderita demam, pilek, ataupun flu.

Hal ini dijelaskan seorang peneliti asal Eropa yang mempelajari pengalaman pasien Covid-19.

Menurutnya, kehilangan penciuman pada pasien virus corona lebih buruk daripada flu biasa.

Sebab pasien Covid-19 tidak mengalami hidung tersumbat atau keluar ingus.

Bahkan kebanyakan dari mereka masih bisa bernapas lega, sebagaimana dilaporkan BBC.

Ilustrasi sakit flu
Ilustrasi (Andrey_Popov/Shutterstock via mnn.com)

WHO: Covid-19 Ditularkan oleh Orang-orang Usia 20an, 30an, 40an Tahun, Kebanyakan tanpa Gejala

Jadi yang membedakannya dari penderita pilek atau flu adalah hilangnya rasa dari penciuman yang sebenarnya.

Menurut peneliti di jurnal Rhinology, yang dimaksud bukanlah rasa memudar karena penciuman yang hilang.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved