Cerita Selebriti
Indra Brasco Gendong Numa Tanpa Baju, Tunjukkan Manfaat Skin to Skin Contact untuk Sang Anak
Anak keempat pasangan selebritas Mona Ratuliu dan Indra Brasco dikabarkan sedang mengalami demam.
Cepet sembuh yaa Numaa... Kangen bawel kamu...
Pasti banyak orang tua kalo anaknya sakit pengen sakitnya dipindahin ke dirinya, sama deh kayak kita. Paling gak bisa liat anak kalo udah lemes & rewel.
Naah ini salah satu cara bikin nyaman anak pas lagi demam, skin to skin contact, ini udah biasa kita lakukan di ke 3 anak kita sebelumnya. Dan berhasil bikin anak jadi gk terlalu rewel.
.
#ceritanuma
#brascosfamily
#ayahasik
Skin to skin contact yang dilakukan Indra Brasco terhadap Numa juga dibahas di unggahan Mona Ratuliu.
Selain membagikan foto, Mona Ratuliu juga mengunggah sejumlah tangkapan layar artikel tentang manfaat skin to skin contact.
Mengawali caption-nya di akun Instagram @monaratuliu, Mona menyebut Numa demam secara tiba-tiba pada Sabtu (5/9/2020).
Ia pun berharap semoga Numa baik-baik saja.
Kemudian, Mona Ratuliu juga menjelaskan bahwa skin to skin contact seperti yang dilakukan Indra Brasco dan Numa dalam foto yang diunggah ini adalah hal yang biasa dilakukan setiap kali anak-anaknya demam.
Wanita kelahiran Jakarta, 31 Januari 1982 tersebut menyebut dirinya mengetahui perihal pentingnya skin to skin contact sejak 11 tahun yang lalu.
Di akhir caption, Mona Ratuliu mengucapkan terima kasih kepada suaminya, Indra Brasco, yang selalu bisa diandalkan dalam merawat anak-anaknya.
• Ungkap Pengorbanan Surya Saputra untuk Keluarga, Cynthia Lamusu: Terima Kasih Papa Sayang
• Bagikan Potret Lawas, AHY Ungkap Sering Ditodong Nyanyi Bareng Annisa Pohan
• Indonesia Disebut Menunggak Ratusan Juta Dollar AS dalam Proyek Jet Tempur pada Korea Selatan
Apa manfaat skin to skin contact?
Skin to skin contact atau kontak langsung antar kulit yang saling bersentuhan dapat memperkuat ikatan emosional atau emotional bonding antara orangtua dengan anak.
Membangun ikatan dengan anak tidak hanya dengan sekadar menyusui, menggendong, atau menemani anak bermain.
Tetapi juga melalui kontak atau sentuhan kulit langsung.
Dikutip dari Nakita, skin to skin contact/touch bisa memberikan rasa nyaman kepada anak, sekaligus mendukung pembentukan kepribadian anak.
"Emotional bonding ini terjadi tidak hanya pada saat bayi, tapi juga sampai anak besar dan pembentukannya dilakukan pada beragam aktivitas yang melibatkan kehangatan interaksi antar orangtua dan anak." ujar Saskhya Aulia Prima, M. Psi, Psikolog selaku Psikolog Anak dalam seminar virtual Peringati Hari Anak Nasional, Like I’m 5 Hadir di Indonesia Mengajak Para Ibu Memperkuat Ikatan Dengan Anak.
"Hal yang terpenting ketika membicarakan emotional bonding adalah pemberian rasa aman yang konsisten dan juga membangun rasa nyaman yang dapat ditangkap anak, salah satunya lewat skin to skin touch yang dilakukan antara ibu dan anak." jelasnya.