Minggu, 12 April 2026

Jokowi Minta Menkes Terawan Agus Putranto Tekan Ketimpangan Tes Covid-19 Antar-Daerah

"Jangan sampai ada yang sudah terlalu tinggi kemudian ada provinsi yang lain yang masih jauh di bawahnya," sambung Joko Widodo.

Instagram @sekretariat.kabinet
Presiden RI Joko Widodo 

TRIBUNPALU.COM - Angka kasus infeksi virus corona Covid-19 di Indonesia semakin hari semakin bertambah.

Jumlah tes Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia pun menjadi sorotan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk menekan ketimpangan tes Covid-19 antar-daerah.

Hal tersebut Jokowi sampaikan dalam Rapat Terbatas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (14/9/2020).

"Ini minggu yang lalu sudah saya sampaikan bahwa kapasitas testing antar-daerah ini ketimpangannya harus segera diperkecil," kata Jokowi seperti dikutip Tribunnews.com dari tayangan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

"Jangan sampai ada yang sudah terlalu tinggi kemudian ada provinsi yang lain yang masih jauh di bawahnya," sambungnya.

Presiden Joko Widodo menyampaikan pengantar dalam Rapat Terbatas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (14/9/2020).
Presiden Joko Widodo menyampaikan pengantar dalam Rapat Terbatas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (14/9/2020). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Jokowi mencontohkan, jumlah tes Covid-19 yang telah dilakukan di Provinsi DKI Jakarta berbeda jauh dengan sejumlah provinsi lainnya.

"Misalnya di DKI ini sudah mencapai 324 ribu, kemudian di Jawa Timur masih 184 ribu, Jawa Tengah 162 ribu, Jawa Barat 144 ribu, dan di provinsi-provinsi lain yang masih di bawah 100 ribu," jelasnya.

25 Paslon Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2020, PPP: Itu Sudah Kami Prediksi Sejak Awal Era Demokrasi

Anies Baswedan Kembali Terapkan PSBB Ketat, IDI Jakarta Pusat Kehendaki Lockdown Dua Minggu

Penusukan Syekh Ali Jaber, Sekjen MUI: Masak Kasus yang Menimpa Ulama Semua Dilakukan Orang Gila

Jokowi Minta Menkes Koreksi Protokol Keamanan Rumah Sakit

Selain itu, Jokowi juga meminta Terawan melakukan audit dan koreksi terkait protokol keamanan di rumah sakit. 

Menurut Jokowi, hal tersebut perlu dilakukan guna memastikan keamanan tenaga medis serta pasien.

Jokowi pun berharap, rumah sakit tidak menjadi klaster penularan virus corona (Covid-19).

"Saya minta agar Menkes segera melakukan audit dan koreksi mengenai protokol keamanan untuk tenaga kesehatan dan pasien di seluruh rumah sakit sehingga rumah sakit betul-betul menjadi tempat yang aman dan tidak menjadi klaster persebaran Covid," tutur Jokowi.

Selain itu, presiden juga meminta Terawan memastikan ketersediaan ruang rawat di rumah sakit rujukan.

"Pastikan ketersediaan mengenai tempat tidur dan ICU di rumah sakit rujukan untuk kasus-kasus yang berat," kata Jokowi.

Menkes Sebut Rumah Sakit di DKI Jakarta Masih Bisa Tangani Pasien Covid-19

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved