Breaking News:

Jika Pajak 0 Persen, Rp60 Juta Bisa Beli Daihatsu New Ayla, Ini Harga Mobil Baru LCGC & LSUV Lainnya

Seandainya pajak 0 persen terealisasi, Rp 60-an juta sudah bisa bawa pulang Daihatsu New Ayla. Berikut perkiraan harga mobil baru LCGC dan SUV lainnya

KOMPAS.com/Aditya Maulana
Daihatsu Ayla saat pameran di IIMS 2018 - Seandainya pajak 0 persen terealisasi, Rp 60-an juta sudah bisa bawa pulang Daihatsu New Ayla. Berikut perkiraan harga mobil baru LCGC dan SUV lainnya 

TRIBUNPALU.COM - Beberapa pekan lalu Kementerian Perindustrian soal relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar 0 persen atau pemangkasan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang berlaku beberapa bulan ke depan.

Upaya ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah krisis pandemi Covid-19.

Selain itu, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita meyakini kebijakan pemangkasan pajak pembelian mobil tersebut dapat mendongkrak daya beli masyarakat.

"Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru nol persen sampai bulan Desember 2020," kata Menteri Agus Gumiwang melalui keterangan tertulis, Senin (14/9/2020).

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita (mengenakan topi) sedang mendengar harapan dari Rini Enundi, salah satu anak-anak yang terdampak banjir bandang yang sedang mengungsi di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (27/3/2019).
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita (mengenakan topi) sedang mendengar harapan dari Rini Enundi, salah satu anak-anak yang terdampak banjir bandang yang sedang mengungsi di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (27/3/2019). (KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI)

Pajak Dihapus, Harga Baru Mobil SUV Murah di Indonesia Cuma Rp 100 Jutaan, Cek Daftarnya

Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku masih mengkaji usulan tersebut.

Menurut Sri Mulyani, pertimbangan terhadap usulan tersebut didasarkan pada banyaknya stimulus yang telah digelontorkan pemerintah tahun ini.

"Soal pembebasan pajak mobil baru, tiap ada ide akan dikaji secara mendalam," ujar Sri Mulyani dalam paparan APBN KiTa, Selasa (22/9/2020).

"Seperti disampaikan, insentif perpajakan sudah sangat banyak di PEN (pemulihan ekonomi nasional), namun akan terus dilihat apa yang dibutuhkan untuk menstimulasi ekonomi kita kembali," ujar dia.

Sri Mulyani mengatakan, Kementerian Keuangan akan terus terbuka terhadap setiap ide baru yang diusulkan oleh Kementerian/Lembaga.

Di sisi lain, pihaknya juga akan mengkaji konsistasi dari kebijakan yang diusulkan.

Sri Mulyani -
Sri Mulyani - (Tribunnews.com)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Proyeksikan Perekonomian Indonesia Kuartal III Minus Hingga 2,9 Persen

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved