Rabu, 29 April 2026

Virus Corona

Update Data Zonasi Risiko Penularan COVID-19: 6 Daerah di Sulteng Masuk Zona Oranye Risiko Sedang

Penularan virus corona atau COVID-19 masih terjadi. Hal itu ditunjukkan dengan masih adanya penambahan kasus dari hari ke hari.

Editor: Imam Saputro
covid19.go.id
Peta Zonasi Risiko per 27 September 2020 

TRIBUNPALU.COM - Penularan virus corona atau COVID-19 masih terjadi. Hal itu ditunjukkan dengan masih adanya penambahan kasus dari hari ke hari.

Sejumlah daerah bahkan mencatat adanya peningkatan laporan kasus baru dalam beberapa waktu belakangan.

Termasuk di antaranya ialah Sulawesi Tengah.

Terbaru, Sulteng mencatat 8 kasus baru yang terkonfirmasi positif pada Rabu (30/9/2020).

Secara akumulatif kini jumlah kasus di Sulteng menjadi 410.

Grafik update harian COVID-19 di Sulteng per September 2020
Grafik update harian COVID-19 di Sulteng per September 2020 (dinkes.sultengprov.go.id)

Sebaran COVID-19 di Indonesia: 12 Provinsi Catat Penambahan Kasus Terbanyak, Ada DKI hingga Sumut

UPDATE COVID-19 Sulteng 30 September 2020: Tercatat Ada Tambahan 8 Kasus Baru dan 11 Pasien Sembuh

Data zonasi risiko: 6 kabupaten/kota zona oranye

Peningkatan laporan kasus baru di Sulteng akhirnya berdampak pada perubahan data zonasi risiko COVID-19.

Diketahui, zonasi risiko memetakan wilayah berdasarkan risiko penularan dalam sepekan.

Pemetaan ini didasarkan pada sejumlah indikator, di antaranya jumlah kasus positif yang dirawat atau biasa juga disebut sebagai kasus aktif, demikian dikutip dari laman covid19.go.id.

Adapun menurut update terbaru yang dirilis pada 27 September 2020 lalu, sebanyak enam wilayah di Sulteng dikategorikan sebagai zona oranye.

Untuk diketahui, zona oranye merujuk pada zona dengan risiko sedang.

Keenam kabupaten/kota tersebut ialah Donggala, Buol, Kota Palu, Banggai, Morowali, dan Sigi.

Mengutip dari laman Dinas Kesehatan Sulteng, per 27 September 2020 lalu, Donggala mencatat 26 kasus aktif.

Sementara Buol 2 kasus aktif, Kota Palu 58 kasus aktif, Banggai 6 kasus aktif, Morowali 12 kasus aktif, dan Sigi 9 kasus aktif.

Data COVID-19 di Sulteng per 27 September 2020
Data COVID-19 di Sulteng per 27 September 2020 (dinkes.sultengprov.go.id)

Bio Farma Ungkap Perkembangan Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Covid-19 Sinovac: Semuanya Aman

Tanggapi Penanganan Covid-19, Epidemiolog UI: Seakan-akan Pemerintah Tak Punya Koordinasi

Di samping itu, Satgas COVID-19 juga menyampaikan ada 6 daerah di Sulteng yang masuk zona kuning atau risiko rendah.

Keenam daerah tersebut ialah Poso, Toli-toli, Parigi Moutong, Tojo Una-una, Banggai Laut, dan Morowali Utara.

Adapun Banggai Kepulauan menjadi satu-satunya wilayah yang masuk sebagai zona hijau - tidak ada kasus.

Diketahui seluruh kasus di Banggai Kepulauan telah dinyatakan sembuh per 27 September 2020 lalu.

Sementara itu, berikut data terkini COVID-19 di Sulteng selengkapnya.

1. Banggai

Terkonfirmasi: 37
Sembuh: 33
Meninggal: 1

2. Banggai Kepulauan

Terkonfirmasi: 4
Sembuh: 4
Meninggal: -

3. Banggai Laut

Terkonfirmasi: 3
Sembuh: 2
Meninggal: -

4. Buol

Terkonfirmasi: 62
Sembuh: 60
Meninggal: 1

5. Donggala

Terkonfirmasi: 43
Sembuh: 15
Meninggal: 3

6. Morowali

Terkonfirmasi: 27
Sembuh: 21
Meninggal: 2

7. Morowali Utara

Terkonfirmasi: 19
Sembuh: 16
Meninggal: 1

8. Parigi Moutong

Terkonfirmasi: 10
Sembuh: 9
Meninggal: -

9. Poso

Terkonfirmasi: 24
Sembuh: 20
Meninggal: -

10. Sigi

Terkonfirmasi: 15
Sembuh: 5
Meninggal: -

11. Tojo Una-una

Terkonfirmasi: 3
Sembuh: 1
Meninggal: -

12. Toli-toli

Terkonfirmasi: 23
Sembuh: 18
Meninggal: -

13. Kota Palu

Terkonfirmasi: 140
Sembuh: 63
Meninggal: 8

(TribunPalu.com/Clarissa)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved