Cerita Selebriti
Numa Terkena Dermatitis Atopik, Mona Ratuliu Bagikan Tips: Orangtua Tak Perlu Merasa Bersalah
Mona Ratuliu kerap membagikan perkembangan dan foto putri bungsunya di akun Instagramnya. Terutama mengenai Dermatitis Atopik (DA) yang dialami Numa.
TRIBUNPALU.COM - Pasangan selebritas Mona Ratuliu dan Indra Brasco dikaruniai putri keempat yang lahir pada Kamis, 21 Mei 2020 lalu.
Sehingga, saat ini Mona Ratuliu dan Indra Brasco disibukkan dengan bayi kecil mereka.
Sang anak dinamai Numa Kamala Srikandi, dan akrab dipanggil Numa.
Mona Ratuliu pun kerap membagikan perkembangan dan foto putri bungsunya di akun Instagram, @monaratuliu.
Terutama tentang Dermtatitis Atopik (DA) yang dialami Numa, di mana kondisi kulitnya mengalami ruam kemerahan dan agak berair.
Baca juga: Resmi Menikah, Indra Priawan Ungkap Alasan Mantap Pilih Nikita Willy Sebagai Pasangan Hidupnya
Baca juga: Rizky Billar Akui Tak Cemburu Lesty Kejora Bertemu dengan Rizki DA: Nggak Masalah kalau Ketemu
Baca juga: Semangati Jerinx, Nora Alexandra: Sampai Jumpa Selasa Sayang, Ingat Kamu Tetap Gagah Perkasa
Pada Jumat (16/10/2020), Mona Ratuliu kembali memberikan update dermatitis atopik Numa lewat akun Instagram @monaratuliu.
Di media sosial tersebut, Mona Ratuliu mengunggah foto wajah Numa yang sedang tengkurap.
Kemudian, wanita kelahiran Jakarta, 31 Januari 1982 tersebut menyebut bahwa kondisi kulit Numa sudah semakin membaik.
Meski begitu, dermatitis atopiknya terkadang masih muncul meski tidak parah seperti sebelumnya.
Dalam foto yang diunggah, tampak masih ada sedikit ruam kecil kemerahan di wajah Numa.
Lewat caption unggahannya, wanita yang dinikahi Indra Brasco pada 14 September 2002 silam itu pun membagikan beberapa tips kepada para orangtua yang memiliki bayi dengan kondisi kulit sama seperti Numa.
"Masih banyak banget yang DM tanya2 tentang dermatitis atopik. Alhamdulillah kulit Numa sudah semakin membaik. Tapi terkadang dermatitisnya masih suka muncul walau nggak separah dulu. Tuh kayak yang di foto. Aku kasih beberapa tips yah buat yang babynya kulitnya kayak Numa."
Menurut Mona Ratuliu, hal yang paling utama adalah para orangtua tidak perlu merasa bersalah karena kulit bayinya tidak halus.
Sebab, kondisi kulit DA yang dialami bayi bukanlah salah orangtua sepenuhnya.
Dermatitis Atopik timbul karena faktor bawaan atau keturunan keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/mona-numa.jpg)