Breaking News:

PM Malaysia Sempat Putus Asa Ingin Mundur setelah Darurat Nasional Ditolak Sultan Abdullah

Muhyiddin yang baru berkuasa selama delapan bulan merasa putus asa telah kehilangan mandat untuk memerintah setelah mendapat penolakan dari raja.

Instagram/muhyiddinyassin_official
Perdana Menteri (PM) Malaysia, Muhyiddin Yassin. 

TRIBUNPALU.COM - Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mempertimbangkan mundur setelah permohonannya mendeklarasikan status darurat nasional ditolak oleh Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah. 

Hal ini dilaporkan oleh sejumlah media lokal Malaysia.

Muhyiddin yang baru berkuasa selama delapan bulan merasa putus asa telah kehilangan mandat untuk memerintah setelah mendapat penolakan dari raja.

Akan tetapi, politisi berusia 73 tahun itu akhirnya mengurungkan niatnya setelah dibujuk untuk bertahan oleh menteri-menteri kabinetnya yang berurai air mata, lapor The Vibes pada Minggu malam (25/10/2020).

Dia kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa pemerintahannya menghormati keputusan Sultan Abdullah.

Baca juga: 48 Orang Relawan Vaksin Covid-19 Meninggal, Pemerintah Korsel Minta Ujicoba Terus Dilanjutkan

Baca juga: Viral Video Habib Rizieq Ngaku-ngaku Pulang ke Indonesia dalam Waktu Dekat, Ini Kata FPI

Tidak perlu darurat nasional

Setelah menggelar pertemuan darurat dengan sultan-sultan dari negara bagian lainnya, Sultan Abdullah memutuskan Malaysia tidak memerlukan darurat nasional.

Sultan dari negara bagian Pahang itu menilai pemerintahan Muhyiddin telah menangani penyebaran pandemi Covid-19 dengan baik.

Namun Sultan Abdullah juga menyampaikan kecemasan akan melesatnya kembali kasus virus corona di Malaysia.

Dia menekankan pentingnya anggaran belanja negara yang akan diajukan ke parlemen bulan depan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved