Breaking News:

Pascagempa 2018, Mendikbud Sebut Praktik Sekolah di Palu Mulai Berjalan Lancar

Nadiem Anwar Makarim melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, untuk memastikan pemulihan sekolah pasca gempa 2018.

Kemdikbud
Mendikbud Nadiem Makarim saat berdiskusi di sela-sela kunjungan kerja di Sulteng, Rabu 4 November 2020 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, untuk memastikan pemulihan sekolah pasca gempa di tahun 2018 lalu.

Hasil kunjungan, Nadiem memastikan praktik sekolah sudah berjalan lancar.

Sekolah pertama dikunjungi Mendikbud adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 8 Kota Palu yang terdampak gempa cukup parah.

Dia berharap pembangunan sekolah oleh pemerintah bersama United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa, berjalan dengan baik.

Baca juga: Daftar Sebaran Covid-19 per 7 November 2020: DKI Jakarta Catat Angka Kesembuhan Terbanyak

Baca juga: Gisel Beri Penjelasan soal Gorden di Video Syur Disebut Mirip Gorden di Kamarnya

"Semoga sisa pembangunan oleh UNDP sukses. Tolong beritahukan saya, kalau ada apa-apa lagi yang bisa dilakukan Kemendikbud," ucap Nadiem dalam keterangan resminya melansir laman Kemendikbud, Sabtu (7/11/2020).

Didampingi Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, Mendikbud menyatakan kerja keras pemerintah pusat dalam mewujudkan pendidikan yang baik tidak akan dapat berjalan dengan baik, tanpa gotong royong dari ujung tombak pendidikan yaitu pemerintah daerah, kepala sekolah, dan para guru.

"Kementerian tidak punya kemampuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kalau guru dan kepala sekolah tidak bergerak duluan. Prinsip dasar merdeka belajar, di mana kepala sekolah diberikan kemerdekaan dan guru-gurunya juga diberikan kemerdekaan untuk memerdekakan murid," tegasnya.

Baca juga: Zaskia Gotik Melahirkan Anak Pertama, Sirajuddin Mahmud Sabang: Welcome To The World My Love

Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMK 8 Kota Palu, Tardi menyampaikan, setelah kejadian gempa di 2018, sekolah ini tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan kelas darurat yang dibangun oleh Kemendikbud sebanyak enam unit, dan juga tiga unit dari swasta.

"Meskipun dengan kelas darurat, pelaksanakan kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan dengan baik melalui dua metode yaitu secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring)," jelas Tardi.

Pada saat kunjungan, Mendikbud juga melakukan diskusi bersama para pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) serta para guru terkait pembelajaran jarak jauh, penggunaan dana BOS, pengadaan alat informasi dan teknologi, guru ganda di SMK, guru garis terdepan, serta pengadaan gawai untuk program digitalisasi sekolah.

"Di tengah pandemi Covid-19, saya sangat mengapresiasi kebijakan BOS yang dikeluarkan Mas Menteri, di mana 100 persen dana BOS bisa digunakan untuk guru honorer," tukas Tri, salah satu pengurus MKKS perwakilan sekolah swasta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pascagempa 2018, Mendikbud: Praktik Sekolah di Palu Berjalan Lancar", 
Penulis : Dian Ihsan
Editor : Yohanes Enggar Harususilo

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved