Breaking News:

Kabar Seleb

Beredar Video 'Panas' Mirip Gisella Anastasia, Dua Pengacara akan Buat Laporan ke Polisi

Sebuah video syur dengan perempuan yang disebut-sebut mirip dengan Gisel beredar di dunia maya sejak Jumat (6/11/2020) malam.

Instagram/gisel_la
Gisella Anastasia. 

TRIBUNPALU.COM - Penyanyi Gisella Anastasia atau akrab disapa Gisel, tengah menjadi perbincangan panas pada pekan awal November 2020 ini.

Sebuah video syur dengan perempuan yang disebut-sebut mirip dengan Gisel beredar di dunia maya sejak Jumat (6/11/2020) malam.

Namun saat dikonfirmasi, Gisella Anastasia membantah perempuan dalam video syur tersebut adalah dirinya, Sabtu (7/11/2020).

Terkait penyebaran video syur perempuan mirip Gisella Anastasia di dunia maya hingga media sosial itu, dua pengacara, yakni Pitra Romadoni Nasution dan Yudha Adhi Oetomo, akan membuat laporan ke polisi.

Informasi yang diterima wartawan, Sabtu malam, menyebutkan, Pitra Romadoni Nasution dan Yudha Adhi Oetomo akan melaporkan kasus penyebaran video syur itu, Minggu (8/11/2020) siang ini.

"Laporan terkait penyebaran dan pendistribusian video asusila/pornografi yang diduga mirip salah satu artis Indonesia yang telah viral di media sosial," tulis informasi tersebut.

Penyebaran video syur perempuan mirip Gisella Anastasia tersebut akan dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya, Minggu ini pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Soroti Video Syur Mirip Gisel, Roy Suryo: Beberapa Barang yang Ada di Sekitarnya Bisa Jadi Petunjuk

Baca juga: Istri Keyboardist Gisel Tegaskan Lelaki yang Ada di Dalam Video Bukan Suaminya: Jangan Dimiripin

Baca juga: Gisel Akhirnya Buka Suara soal Video Syur Mirip Dirinya:Mohon Doanya ya Biar Bisa Cepat Lewat

Baca juga: Soroti Beredarnya Video Syur Mirip Gisel, Nikita Mirzani Prihatin: Gue Kepikiran Anaknya

"Kami lakukan untuk menghentikan segala tindakan penyebarluasan tayangan-tayangan porno aksi maupun pornografi di media sosial yang telah banyak ditonton jutaan rakyat Indonesia," tulisnya.

Laporan ke polisi tersebut dilakukan karena penyebaran video asusila itu berdampak ke generasi muda dan anak dibawah umur serta memberikan efek jera kepada pihak yang tidak bertanggung-jawab.

"Pihak yang tidak bertanggung-jawab itu telah menyebarkan video porno kepada khalayak ramai di media sosial," tulis informasi itu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved