Breaking News:

Kabar Terbaru Vaksin Covid-19 yang Disebut Ampuh Buat Harga Emas Anjlok

"Peluncuran vaksin mengurangi daya tarik emas sebagai tempat berlindung yang aman. (Meskipun) masih dalam kisaran perdagangan"

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Seorang pelayan memperlihatkan emas batangan atau logam mulia di Toko Emas Buana, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (20/3/2020). Harga logam mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) di toko emas ini pada Jumat, 20 Maret 2020 turun Rp 20.000 menjadi Rp 780.000 per gram. Dampak virus corona (Covid-19) tidak berpengaruh besar terhadap harga emas batangan karena harganya setiap hari naik turun, namun di toko emas ini justru berdampak pada omset penjualan yang melorot hingga 50 persen. 

TRIBUNPALU.COM - Harga emas melemah di akhir perdagangan Rabu (18/11/2020) waktu setempat atau Kamis pagi waktu Indonesia mencatat penurunan untuk hari kedua berturut-turut.

Harga emas tertekan optimisme tentang uji coba vaksin Pfizer yang berhasil melawan kekhawatiran atas meningkatnya infeksi Virus Corona dan spekulasi dukungan ekonomi lebih lanjut.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange jatuh 11,2 dollar AS atau 0,59 persen menjadi ditutup pada 1.873,90 dollar AS per ounce.

Harga emas berjangka terpangkas 2,7 dollar AS atau 0,14 persen menjadi 1.885,10 dollar AS pada Selasa (17/11/2020), setelah naik 1,6 dollar AS atau 0,08 persen menjadi 1.887,80 dollar AS per pada Senin (16/11/2020), dan melonjak 12,90 dollar AS atau 0,69 persen menjadi 1.886,20 dollar AS pada Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Hilangnya Uang Tabungan Rp 72,6 Juta Milik Nasabah Maybank di Solo: Kronologi hingga Tanggapan OJK

Baca juga: Jika Pemerintah Tetap Gelar Pilkada, FPI Ancam Gelar Reuni 212, Apa Kata Polisi?

"Peluncuran vaksin mengurangi daya tarik emas sebagai tempat berlindung yang aman. (Meskipun) masih dalam kisaran perdagangan, kenaikan besar harga emas tampaknya akan berakhir untuk saat ini," kata Analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis (19/11/2020).

Produsen obat AS Pfizer Inc mengatakan akan mengajukan izin darurat AS setelah hasil akhir dari uji coba vaksinnya menunjukkan tingkat keberhasilan 95 persen dengan data keamanan dua bulan.

"(Vaksin) tampaknya berkembang dengan cepat dan ada beberapa lainnya juga sedang dalam proses yang akan membantu pemulihan ekonomi global, namun menjadi bearish untuk emas," kata Meir.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tertekan Berita Positif terkait Vaksin, Harga Emas Jatuh"

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved