Kamis, 16 April 2026

Wakil Ketua KPK Benarkan Kabar Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK Dini Hari Tadi

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dikabarkan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

Editor: Imam Saputro
Dok. KKP
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dikabarkan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dikabarkan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

Dikutip dari Tribunnews.com, kabar tersebut datang dari seorang politikus yang enggan disebut identitasnya.

Ia mengatakan Edhy Prabowo ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta sepulang dari Amerika Serikat.

Namun, Tribunnews.com masih mencoba mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari pihak KPK terkait kabar penangkapan ini.

Sementara dikutip dari Kompas.com, Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango telah membenarkan adanya penangkapan sejumlah orang pada dini hari tadi.

"Benar, kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi," kata Nawawi Pomolango.

Namun, Nawawi Pomolango belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait penangkapan Edhy Prabowo tersebut.

"Maaf selebihnya nanti saja, saya masih dalam perjalanan ke kantor," ujar Nawawi Pomolango saat dihubungi Kompas.com.

Rekam Jejak Edhy Prabowo

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo keluar dari dalam kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019) sore. Perjalanan Panjang Prabowo Subianto Masuk Kabinet: 11 Tahun Oposisi, 3 Kali Gagal di Pilpres.
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo keluar dari dalam kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019) sore. Perjalanan Panjang Prabowo Subianto Masuk Kabinet: 11 Tahun Oposisi, 3 Kali Gagal di Pilpres. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dua tokoh dari Partai Gerindra yang dipanggil Presiden Joko Widodo adalah Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku diminta untuk memperkuat kabinet Jokowi.

Terkait hal itu, Prabowo Subianto menyampaikan sikap partainya.

Partai Gerindra, kata Prabowo Subianto, siap membantu di dalam pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Ditemani Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo, Prabowo Subianto diizinkan membocorkan bidang apa yang diisinya.

"Beliau izinkan untuk menyampaikan bahwa saya diminta membantu beliau di bidang pertahanan.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved