Breaking News:

Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Naik Rp9.500 Jadi Rp35.000 Mulai 1 Januari 2021

Pemerintah memutuskan mengurangi besaran bantuan iuran kepada peserta BPJS Kesehatan Kelas 3 PBPU dan BP.

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Tribun Timur
BPJS Kesehatan 

TRIBUNPALU.COM - Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kembali mengalami perubahan.

Pemerintah telah memutuskan mengurangi besaran bantuan iuran kepada peserta BPJS Kesehatan Kelas 3 Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).

Keputusan ini diambil dalam rangka menyesuaikan kebijakan fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dengan pengurangan subsidi itu, maka mulai 1 Januari 2021 iuran BPJS Kesehatan kelas III akan naik sebesar Rp 9.500 menjadi Rp35.000.

Kenaikan iuran ini berlaku untuk kelas III peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).

Aturan kenaikan iuran tertuang dalam Peraturan Presiden  (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020.

Dalam beleid tersebut, pemerintah memutuskan iuran kelas III PBPU dan BP sebesar Rp 42.000.

Baca juga: Dicecar Najwa Soal Alasan Habib Rizieq Tak Buka Hasil Swab Test, Haikal Hassan: Kita ke Depan Saja

Baca juga: Ahok Sebut Pertamina akan Tutup Sejumlah Kilang Minyak: Sangat Tidak Efisien

Baca juga: Tanggapan Ferdinand Hutahaean Dilaporkan Putri JK ke Polisi: Saya Tak Merasa Serang Keluarganya

Selama ini, pemerintah memberikan bantuan iuran Rp 16.500 per orang setiap bulan, atau dalam kata lain peserta hanya membayar Rp 25.500 setiap bulan.

Namun tahun depan, pemerintah memutuskan mengurangi bantuan iuran untuk setiap peserta BPJS Kesehatan kelas III PBPU dan BP menjadi hanya Rp 7.000 per orang setiap bulan.

Dengan demikian peserta harus membayar iurannya menjadi Rp 35.000 per bulan atau naik Rp 9.500 dari tarif sebelumnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved