Selasa, 14 April 2026

Program Kerja Wali Kota Palu Terpilih

Hadianto Rasyid Terget Penuntasan Masalah Penyintas dan Sampah Perkotaan

Penyelesaian kedua persoalan itu, menurut Hadianto Rasyid, sangat mendesak dan menjadi harapan masyarakat luas, utamanya Penyintas di 2021.

Editor: mahyuddin
MAHYUDDIN/TRIBUNPALU.COM
Wali Kota Palu terpilih Hadianto Rasyid di kediamannya, Jl Nuri, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (29/12/2020). 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Penyelesaian masalah Penyintas bencana alam dan penguatan ekonomi menjadi fokus pasangan Wali Kota Palu terpilih Hadianto Rasyid - Reny A Lamadjido di awal pemerintahannya.

Penyelesaian kedua persoalan itu, menurut Hadianto Rasyid, sangat mendesak dan menjadi harapan masyarakat luas, utamanya Penyintas di tahun 2021.

“Harapan besar masyarakat kepada kami untuk menuntaskan persoalan hunian tetap, stimulan dan lain sebagainya. Semoga kami dapat memenuhi harapan tersebut,” kata Ketua Hanura Sulteng itu kepada TribunPalu.com di kediamannya, Jl Nuri, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (29/12/2020).

Alumni Universitas Pancasila Jakarta itu menambahkan, penguatan ekonomi dan penanganan serius terhadap pandemi COVID-19 juga menjadi perhatian pemerintahannya kelak.

“Kita berharap penguatan ekonomi dapat kita jalankan dengan baik agar masyarakat dapat melalui situasi ini. Tentu saja penanganan COVID-19 itu juga menjadi fokus nanti,” ujar pria kelahiran Palu, 10 Juli 1975 tersebut.

Baca juga: Laporan Akhir Tahun Polda Sulteng, Ungkap 520 Kasus Narkoba, 9 Perkara Korupsi

Baca juga: Polisi: GA Mengakui Bahwa Pemeran Video Syur adalah Dirinya, Dibuat di Medan Tahun 2017

Baca juga: IDI Menyebutkan Varian Baru Virus Corona yang Ditemukan di Inggris 71 Persen Lebih Menular

Hadianto menilai, persoalan COVID-19 adalah tanggung jawab pemerintah dan masyakarat sehingga penanganannya juga harus melibatkan lintas sektor, termasuk masyakarat.

“Keseriusan pemerintah juga dilihat dari upaya penanganan yang lebih baik, mulai dari sosialisasi penyadaran, penanganan dan pencegahan. Prinsipnya, kita harus keluar dari situasi memprihatinkan ini,” ucap Alumni Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo tersebut.

Hadianto Rasyid juga menargetkan penanganan sampah perkotaan lebih baik lagi agar masyakarat bisa lebih sehat dan bersih.

Ketua Gabungan Pengusaha Pariwisata Bahari Sulawesi Tengah itu juga menjamin harmonisasinya dengan Reny A Lamadjido akan selalu terjaga hingga masa pemerintahannya berakhir.

“Saya dengan wakil menganggap kedudukan kami sama, tidak ada perbedaan. Keputusan yang saya ambil harus diketahui dan diterima bersama, begitu pula sebaliknya, kami adalah tim work yang saling menguatkan satu sama lain,” jelas Hadianto Rasyid.

"Kami ingin ingin menjadi wali kota amanah, menghilangkan batasan antara wali kota dan masyarakat serta bisa bersinergi dengan baik dengan siapapun demi kemajuan Kota Palu," ucapnya menambahkan.

Pasangan Hadianto Rasyid - Reny A Lamadjido yang diusung Partai Hanura dan PKB ditetapkan KPU sebagai pemenang Pilwali Palu 2020 setelah meraup 64.249 suara.

Perolehannya itu menumbangkan tiga kandidat lainnya, Aristan-Wahyudin sebanyak 28.390 suara, Hidayat-Habsa sebanyak 30.372 suara dan Imelda-Arena 37.650 suara.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved