Breaking News:

Aturan Baru WhatsApp Dikeluhkan, Netizen Ramai Pilih Telegram Sebagai Pengganti

Kebijakan baru WhatsApp, informasi dan data pribadi milik pengguna akan dibagikan pada pihak Facebook. Jika tidak setuju, pengguna wajib hapus akun.

TheNextWeb
Notifikasi Pop-up Penyetujuan Kebijakan dan Aturan Baru Aplikasi WhatsApp Awal Februari 2021. 

TRIBUNPALU.COMTelegram menjadi topik populer di Twitter, Sabtu (9/1/2021).

Hal itu dipicu kebijakan baru WhatsApp yang nantinya dianggap akan mempersulit penggunanya.

Penghapusan akun, adanya iklan, dan penarikan biaya, digadang-gadang menjadi beberapa kebijakan baru WhatsApp.

Terpantau pada Sabtu pukul 00.30 WIB, sudah ada 37 ribu lebih kicauan netizen soal aplikasi layanan pengirim pesan instan tersebut.

Beberapa netizen lantang menyebut perbandingan WhatsApp dengan Telegram pada cuitan mereka.

Mereka menilai telegram lebih baik dan lebih menghormati privasi para penggunanya.

Untuk diketahui, WhatsApp akan segera bermitra dengan Facebook untuk menawarkan integrasi yang lebih dalam di semua produk perusahaan induk.

Beberapa poin ketentuannya menyebutkan, WhatsApp akan berbagi data dengan Facebook, termasuk nomor telepon.

Pengguna WhatsApp di Indonesia mulai mendapatkan notifikasi soal penerapan kebijakan privasi baru yang akan diterapkan Februari mendatang.

WhatsApp menjelaskan bahwa ketika pengguna menyetujui kebijakan ini, informasi seperti alamat IP dan fakta bahwa Anda adalah pengguna WhatsApp, dapat diberikan kepada perusahaan Facebook lainnya.

Pengguna memiliki waktu hingga 8 Februari 2021 untuk menyetujui kebijakan privasi yang baru ini untuk terus menggunakan aplikasi yang didirikan oleh JanKoum dan Brian Acton ini.

Halaman
12
Penulis: Dinda Nur Alifah
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved