Kisah Pemilik Warung yang Sengaja Hapus Nama Warung Makannya di Google Maps, Alasannya Takut Ramai
Warung mi ini viral karena sang pemilik dengan sengaja menghapus nama warungnya dari Google Maps, sebab ia tak mau warungnya terlalu ramai pengunjung.
TRIBUNPALU.COM – Pada umumnya, semua pelaku bisnis kuliner ingin usahanya laris manis dan dikenal oleh banyak orang.
Bahkan kebanyakan pelaku bisnis kuliner berlomba-lomba untuk menciptakan rasa yang unik dan khas untuk menarik perhatian penikmat kuliner.
Dengan cara begitu, mereka bisa meraup keuntungan dan membuat usaha mereka berkembang pesat.
Namun berbeda dengan pemilik warung makan satu ini.
Ia justru tidak menginginkan warungnya ramai oleh pengunjung.
Oleh karena itu, ia menghapus nama warungnya dari titik lokasi di Google Maps.
Warung mi ini viral karena sang pemilik dengan sengaja menghapus nama warungnya dari Google Maps, sebab ia tak mau warungnya terlalu ramai pengunjung.
Hal tersebut terungkap saat mi Ahong didatangi Food Vlogger, Nex Carlos akhir Desember 2020.
"Tempo lalu masih ada namanya di Google Maps, tapi sekarang udah dihapus. Biar gak terlalu ramai, pusing. Ya buat apa juga ramai, sudah tua, yang penting cukup aja," ujar sang pemilik warung, Ahong dikutip dari video Nex Carlos berjudul 'Dihapus dari Google Karena Takut Ramai!!!' yang tayang 29 Desember 2020.
“Disana udah 25 tahun, disini udah 15 tahun. Itu udah 40 tahun, berarti udah legend banget ini ya. Tapi saya cari ini di Google susah dicari,” tambah Nex.
“Iya ga ada (Google Maps) , tempo hari ada tapi di hapus lagi,” jawab Ahong.
“Kok di hapus?” tanya Nex.
“Biar ga terlalu ramai, pusing,” jawab Ahong.
“Kalau orang kan pengennya ramai,” timpal Nex.
“Rame juga buat apa? Secukupnya aja kan udah tua,” balas Ahong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/nex-carlos-sedang-mengobrol-dengan-pemilik-usaha.jpg)