Suara Dentuman Misterius Kagetkan Warga di Buleleng Bali, Warga Sebut Ada Meteor Jatuh

Heboh Suara Dentuman di Kabupaten Buleleng, Bali menghebohkan warga, Minggu (24/1/2021)

Editor: Imam Saputro
Twitter/@BaleBengong
Suara Dentuman di Buleleng Bali, Minggu (24/1/2021) 

TRIBUNPALU.COM - Warga Kabupaten Buleleng, Bali, dihebohkan dengan suara dentuman keras pada Minggu (24/1/2021) sekitar pukul 10.27 WITA.

Kabupaten dengan Singaraja sebagai Ibukotanya tersebut, berada di belahan utara Pulau Bali, memanjang dari barat ke timur.

Dilansir dari akun Twitter @BaleBengong menyebutkan terjadi ledakan keras di Kabupaten Buleleng

Hal ini cukup menghebohkan warga dari berbagai daerah di sekitar Buleleng

Dilansir dari sebuah video pada unggahan Channel YouTube gede aax satya, beberapa warga heboh mendengarkan suara tersebut. 

Video itu merekam isi unggahan warga pada akun Facebook yang tergabung di grup Buleleng Jengah!

Akun Facebook bernama Ketut Sukra menuliskan "Dari Bulian sangat terdengar keras" 

Akun Ketut Gen juga menambahkan penjelasannya "Madenan Tejakula juga mendengar, kirain suara ban mobil truk meledak, kira-kira apa ya?" 

Akun Twitter BuleBengong menambahkan informasi terkait dugaan penggunaan dinamit dalam pembangunan Bendungan Tamblang (Buleleng).

Namun sudah ada konfirmasi bahwa hari ini tidak ada penggunaan ledakan di proyek tersebut.

Koordinator Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono telah memeriksa sinyal seismik dari sensor di wilayah Bali.

Ia menyebutkan sinyal seismik tersebut bukanlah merupakan sinyal gempa tektonik.

Dilansir dari Kompas.com, beberapa warga di Kintamani dan Besakih, Bali melaporkan ada yang melihat benda asing di langit melintas ke arah barat daya.

Warga Buleleng yang sedang upacara adat juga mengaku melihat benda melintas di langit.

Warga yang berada di laut, nelayan di pantai Buleleng menjadi saksi mata fenomena yang sama. 

Namun, sampai saat ini BMKG masih mencari tahu kebenaran dari fenomena jatuhnya benda langit yang dilihat oleh beberapa warga Bali.

"Jika laporan warga itu benar melihat meteor yang melintas di atas Bali, maka fenomena shockwave yang terjadi telah berubah menjadi gelombang seismik yang akhirnya dapat direkam oleh sensor gempa BMKG," ujar Daryono pada tim Kompas.com

(TribunPalu.com/DindaNalifa)

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved