Merger Bank Syariah BUMN
Asbisindo: Merger Bank Syariah Jadi Motor Penggerak Ekonomi di Sulteng
BSI membawa sentimen positif untuk ekonomi syariah di Sulawesi Tengah. Sebagai bank syariah terbesar, BSI menjadi motor penggerak perekonomian.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Presiden Joko Widodo meresmikan berdirinya PT Bank Syariah Indonesia (BSI), pada Senin (1/2/2021).
Sejumlah pengamat mengungkapkan harapannya kepada bank syariah terbesar di Indonesia itu.
Ketua Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Sulawesi Tengah Bambang Haryo Nugroho, salah satunya.
Bambang berpendapat, BSI membawa sentimen positif untuk ekonomi syariah di Sulawesi Tengah.
"Sebagai bank syariah terbesar, BSI dapat menjadi motor penggerak perekonomian syariah secara nasional, khususnya di Sulteng dan Palu," ujar Bambang, Selasa (2/2/2021) sore.
Baca juga: Jadwal Pertandingan PSM Makassar Vs Perseru Serui di Babak 16 Besar Piala Indonesia
Baca juga: Ledakan Terjadi di Permukiman Padat Penduduk Selasa Pagi, 6 Rumah Warga Rusak
Baca juga: Neng Korona; Jajakan Kue di Taweli, Nyantri di Makassar, Nyalon di Donggala, Jadi Elite DPRD di Palu
Menurutnya, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia sudah berjalan selama tiga dekade.
Bermula dengan beroperasinya Bank Muamalat tahun 1991.
Hingga November 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada 2.433 jumlah kantor bank syariah di Indonesia.
Terdiri dari 2.042 Bank Umum Syariah (BUS) dan 391 Unit Usaha Syariah (UUS).
Dalam konteks inilah, Bambang berharap BSI menjadi role model untuk mengetahui bagaimana ekonomi syariah mesti dibumikan.
"Kami ucapkan selamat. Semoga dapat menjadi alternatif maupun solusi untuk memajukan perekonomian di Sulawesi Tengah," jelas Branch Manager Bank Muamalat Cabang Palu itu.
Baca juga: Dibuka Penerimaan Guru di SMP Islam Terpadu Bina Insan Palu, Ini Syarat & Cara Daftarnya
Baca juga: Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Siapa Dia?
Baca juga: Ini Orang-orang di Balik Kemenangan Hadianto-Reny Wali Kota Palu Terpilih
Untuk wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), BSI telah merambah ke beberapa kabupaten dan kota.
Khusus di Kota Palu terdapat tujuh kantor layanan BSI.
Sebelum diubah menjadi BSI, kantor tersebut terdiri dari empat Bank Mandiri Syariah, dua Bank BRI Syariah dan satu Bank BNI Syariah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/bambang-haryo-nugroho-1.jpg)