Minggu, 26 April 2026

Suara Dentuman di Malang Disebabkan oleh Thunderstorm, Apa itu Thunderstorm? Ini Penjelasannya

"Akhirnya dgn tegas sampaikan bahwa dentuman di malang adalah thunderstorm," tulis Daryono di akun twitter @daryonoBMKG, Rabu (4/2/2021). 

Editor: Imam Saputro
Tribun Wow
FOTO HANYA ILUSTRASI 

TRIBUNPALU.COM - Teka-teki penyebab dentuman di Malang, Jawa Timur akhirnya terjawab.

Kabid Mitigas Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono memastian dentuman di Malang adalah thunderstorm.

"Akhirnya dgn tegas sampaikan bahwa dentuman di malang adalah thunderstorm," tulis Daryono di akun twitter @daryonoBMKG, Rabu (4/2/2021). 

Lantas, apa itu thunderstorm?

Dikutip dari laman BMKG, thunderstorm atau badai guntur adalah fenomena cuaca yang terjadi karena pelepasan muatan listrik dari awan cumulonimbus secara mendadak.

Pelepasan muatan litsrik ini ditandai dengan adanya hujan, angin kecang, kliat dan guruh.

Gerakan pelepasan muatan listrik menekan dan menabrak udara di sekitarnya sehingga menimbulan bunyi.

Udara yang terkena gerakan listrik itu kemudian menabrak udara di dekatnya dan begitu selanjutnya.

Tingkatan Pembentukan Sel Thundestorm

Dalam pembentukan sel badai guntur terdapat tiga tingkatan yakni tingkat tumbuh (cumulus stage), tingkat masak atau dewasa (mature stage) dan tingkat punah (dying stage).

Terbentuknya thunderstome diawali dengan adanya gerakan udara naik untuk memisahkan muatan yang dibawa endapan.

Muatan positif (+) akan terbawa naik dan pada saat endapan turun muatan negatif (-) ikut turun sampai ke dasar awan.

Ketika muatan negatif bergerak turun dari dasar awan membentuk lorong perintis berlangkah, sementara permukaan tanah bereaksi membentuk luah penghubung, sementara permukaan tanah bereaksi membentuk luah penghubung.

Setelah itu menjadi jalur kilat (Lightning path) antara awan dan tanah dan terjadilah pelepasan muatan elektron secara terus-menerus yang mengalir ke tanah.

Kejadian diatas terjadi berulang-ulang membentuk kilatan yang disebut perintis lembing atau “dart leader” yang kelihatan sebagai sambaran kilat.

Syarat Terjadinya Thunderstorm

Dikutip dari Surya yang mengutip situs satelit.bmkg.go.id, ada 3 syarat dasar untuk terbentuknya badai guntur/thunderstorm.

Tiga syarat itu antara lain, uap air, ketakstabilan atau instabilitas udara dan mekanisme pengangkatan massa udara (lifting).

Udara dikatakan tak stabil jika ia terus naik ketika ada dorongan ke atas.

Suatu massa udara tidak stabil dicirikan oleh udara panas yang lembab di dekat permukaan dan udara dingin yang kering di atasnya.

Perkembangan badai guntur memerlukan faktor pemicu atau mekanisme awal yang menimbulkan gerakan massa udara ke atas.

Suhu di lapisan paling bawah atmosfer meningkat sangat cepat pada sore atau malam hari karena pemanasan daratan dan udara panas akan cenderung untuk bergerak naik.

Pengangkatan (lifting) juga dapat disebabkan oleh adanya front, terutama front dingin dan dry‐ lines.

Bentuk rupa bumi (terrain) juga dapat menyebabkan pengangkatan udara, seperti ketika aliran udara melalui daerah pegunungan maka angin akan dipaksa naik melewati lereng pegunungan.

Semua badai guntur tersusun berawal dari sel badai guntur.

Sel Thunderstorm memiliki ciri khusus yaitu siklus hidupnya hanya sekitar 30 menit.

(Tribunnews.com/Daryono) (Surya/Sarah Elnyora)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Arti dari Thunderstorm, Fenomena Cuaca yang Menjadi Penyebab Suara Dentuman di Malang

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved