Imlek 2021
Awas, Jangan Berlebihan Konsumsi 3 Makanan Khas Imlek Ini Jika Tak Mau Gemuk
Salah satu momen hangat dalam perayaan Imlek adalah makan bersama dengan keluarga. Tetapi perlu diingat, perilaku makan harus tetap dikontrol.
TRIBUNPALU.COM - Salah satu momen hangat dalam perayaan Imlek adalah makan bersama dengan keluarga.
Pada momen tersebut, berbagai jenis hidangan khas Imlek disajikan untuk mengisi perut.
Tentu saja hal tersebut menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu dalam perayaan Imlek.
Tetapi perlu diingat, perilaku makan harus tetap dikontrol demi kesehatan.
Makan terlalu berlebihan, apalagi setelah perayaan Imlek dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
• Viral Kampung Mati di Kuningan, Ini Penampakan Rumah Sekitar hingga Cerita Warga
• Kronologi dan Detik-detik Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182: Hidung ke Atas, Pesawat Miring Kiri
• Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini, 11 Februari 2021: Waspada Cuaca Ekstrem di 16 Daerah Ini
Biasanya gangguan kesehatan tersebut dipicu naiknya berat badan.
Penyakit-penyakit berbahaya seperti diabetes melitus, tekanan darah tinggi, stroke, hingga penyakit jantung bisa menyerang kapan saja.
Agar hal tersebut tidak terjadi, perlu diketahui jumlah kalori dalam beberapa sajian khas Imlek.
Berikut informasinya dan tips makan sehat dari dr Raissa Edwina Djuanda, MGizi, SpGK seperti dilansir dari Kompas.
1. Mi telur
Mi adalah menjadi hidangan wajib di momen Imlek karena dianggap sebagai simbol umur panjang.
Menurut Fatsecret, satu mangkuk mi telur bisa mengandung sekitar 221 kalori, dengan 3,31 gram lemak, 40,26 karbohidrat, dan 7,26 gram protein.
Sebenarnya makan mie tidak menjadi masalah jika tidak dikonsumsi berlebihan.
Sebaiknya, hindari juga mengonsumsi mi dengan campuran sumber karbohidrat lain.
"Mi merupakan sumber karbohidrat, jadi sebaiknya sumber karbohidratnya satu saja. Kalau sudah mi, ya mi saja jangan ditambah nasi atau lain-lain. Kalori yang masuk akan jadi berlebihan," ungkap Raissa kepada.
Selain itu pastikan memasak mi dengan prosedur yang sehat.
Jika ingin menggoreng mi, usahakan memakai minyak baru.
Selain itu padukan juga hidangan mi dengan sumber gizi lain, seperti lauk yang kaya protein.
2. Ikan bandeng
Setiap 100 gram ikan bandeng mengandung sekitar 148 kalori, dengan 6,73 gram lemak, 0 gram karbohidrat dan 20,53 gram protein.
Sudah bukan rahasia lagi kalau ikan merupakan sumper protein yang sangat baik.
Tetapi harus tetap dikonsumsi dengan cara yang sehat.
Jika ingin digoreng usahakan memakai minyak seminimal mungkin.
Jangan sampai ikan yang kaya protein digoreng terlalu lama.
Jika diolah menggunakan bumbu tambahan, seperti santan, usahakan tidak menggunakan terlalu banyak.
Namun, pengolahan selain digoreng tetap lebih disarankan untuk alasan kesehatan.
"Misalnya dibuat sup, kuah, ditim, dipepes. Itu sebenarnya lebih baik," ungkap dokter yang berpraktik di MMC Hospital dan RSPI Puri Indah itu.
3. Daging babi panggang
Olahan daging babi memang lezat dan menjadi favorit banyak orang.
Tapi hindari mengonsumsi daging babi terlalu banyak.
Bayangkan, satu potongan tipis daging babi panggang dengan berat sekitar 85 gram bisa mengandung sekitar 118 kalori, dengan 6,76 lemak, 0 gram karbohidrat dan 13,27 gram protein.
Agar gizinya lengkap, imbangi konsumsi daging dengan sumber gizi lainnya, seperti karbohidrat dan sayur-sayuran.
4. Lapis legit dan kue nastar
Dua makanan ini menjadi salah satu sajian wajib di momen Imlek.
Namun, hati-hati, karena lapis legit dan kue nastar punya kalori yang tinggi.
Sepotong lapis legit bisa mengandung sekitar 511 kalori, dengan 41,39 gram lemak, 31,07 karbihidrat dan 6,28 gram protein.
Sementara satu buah kue nastar bisa mengandung sekitar 75 kalori.
Memang jumlah tersebut tidak terlalu besar dibanding makanan lain.
Tapi jenis kue ini selalu dikonsumsi berulang, atau tidak hanya sekali saja.
"Karena biasanya makan snack enggak cuma satu jadi biasanya enggak sadar, apalagi kalau makan sambil melakukan kegiatan lain, contohnya sambil nonton tv. Nah, itu biasanya makannya cenderung lebih banyak kalau disambi kegiatan lainnya," ungkap dokter Raissa.
5. Dodol
Siapa yang bisa menahan godaan makan dodol saat perayaan Imlek.
Dodol menjadi salah satu kudapan wajib yang begitu ikonik.
Namun, sama seperti lapis legit dan kue nastar, sebaiknya kue keranjang juga tidak dikonsumsi secara berulang.
Satu potong kue keranjang mengandung sekitar 78 kalori, dengan 1,2 gram lemak, 16,29b gram karbohidrat dan 0,79 protein.
Jadi sama seperti kue nastar dan lapis legit, hindari makan dodol terlalu berlebihan.
6. Jeruk
Hidangan khas Imlek lainnya adalah buah jeruk.
Satu buah jeruk berdiameter 6,5 cm mengandung sekitar 62 kalori dengan 0,16 gram lemak, 15,39 gram karbohidrat dan 1,23 gram protein.
Sebenarnya makan buah-buahan sangat baik untuk tubuh kita.
Tap sekali lagi, jangan memakannya secara berlebihan.
Tetapi lebih disarankan untuk memakan buah sebagai alternatif jika ingin mengonsumsi makanan manis.
• BERITA POPULER NASIONAL HARI INI: Pidato Prabowo Subianto Disoroti Hingga Sindiran Rocky Gerung
• BERITA POPULER PALU HARI INI: Palu Dikepung Sampah Hingga 9 Petak Kos Terbakar
• Panduan Lengkap Daftar KIP Kuliah: Cek Syarat & Ikuti 7 Langkah Ini untuk Mendaftar KIP Kuliah 2021
"Gula alami dari buah-buahan lebih baik dibandingkan dengan gula yang sudah dicampur dengan tepung terigu, mentega, telur, seperti contohnya kue-kue manis tersebut," kata Raissa.
Namun karena Imlek merupakan momen perayaan setahun sekali, maka sulit menghindari acara makan bersama keluarga.
Maka untuk menyiasatinya, kalori yang sudah menumpuk di tubuh harus dibakar dengan cara olahraga.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/yusheng-makanan-khas-imlek.jpg)