Fakta-fakta Konvoi Moge Masuk Bogor Tanpa Pemeriksaan Rapid Antigen & Diduga Langgar Ganjil-Genap
Fakta-fakta insiden rombongan motor gede (moge) yang masuk Kabupaten dan Kota Bogor tanpa pemeriksaan surat rapid antigen Covid-19 dan diduga juga mel
Penulis: Imam Saputro | Editor: Imam Saputro
Meskipun rombongan moge tersebut lolos di pos pemeriksaan Simpang Gadog, belum tentu rombongan lolos di pos pemeriksaan selanjutnya.
Sebab, kata dia, kepolisian dan Satpol PP sudah memberlakukan kebijakan PPKM secara ketat selama libur panjang tahun baru Imlek.
"Jadi, kecil kemungkinan rombong (moge) Harley tersebut akan lolos, dikarenakan penjagaan di puncak berlapis. Bisa lolos di simpang Gadog, belum tentu bisa lolos di lokasi check point," ungkap Harun, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat.
Harun mengatakan, kepolisian telah melakukan kegiatan operasi yustisi gabungan yang dilakukan selama PPKM.
Karena itu, pihaknya bersama dengan tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor telah mewajibkan masyarakat membawa kelengkapan surat keterangan rapid tes (swab) antigen.
"(Kita) pastikan pemeriksaan berlapis," ujar Harun.
3. Rombongan Moge Dilacak
Sementara itu, sejauh ini belum diketahui darimana rombongan moge itu berasal.
Selain itu, tak tampak ada plat nomor di setiap moge tersebut.
Polisi setempat pun berjanji akan melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
"Kami juga kan melakukan penindakan. ini menjadi evaluasi bagi kita semua, tapi kami pelajari pola," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
4. Bima Arya: Jangan mentang-mentang
Menanggapi kejadian ini, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, sebagai ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor dirinya akan melakukan penelusuran.

"Sampai saat ini kami masih menelusuri, siapa darimana kemana, informasi yang kami dapat HDCI Bogor telah membuat aturan untuk meniadakan aktifitas," ujarnya.
Ia juga meminta agar semua pihak untuk menghormati aturan.