UMKM Kota Palu

Dampak Covid-19 pada Banua Cokelat Palu: Omzet Turun Drastis, Sebagian Karyawan Dirumahkan

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mempengaruhi omzet dunia usaha di Kota Palu, salah satunya Banua Cokelat.

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Gerai Banua Cokelat di Jl Otista Kelurahan Besusu Timur, Kota Palu, Minggu (14/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mempengaruhi omzet dunia usaha di Kota Palu.

Salah satunya Banua Cokelat di Jl Otto Iskandar Dinata (Otista) nomor 70 Kelurahan Besusu Timur, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Manager Banua Cokelat Ancha Haidir menjelaskan, akibat COVID-19 aktivitas bisnisnya menjadi terganggu.

Adapun dampak terbesar kata Ancha, hingga membuat omzetnya menurun drastis.

Hati-hati Melintas di Jl Tombolotutu Bawah, Ada Lubang Menganga

Amanada Manopo Hampir Undur Diri dari Sinetron Ikatan Cinta, Menangis saat Menonton dirinya

Puasa Rajab di Hari Kedua? Ini Penjelasan 3 Ustaz serta Niat Puasa Hari ini, 14 Februari 2021

Produk Banua Coklat di cetak ke dalam berbagai bentuk, di antaranya Baru Sagena, Tab Sagena, Piyo-Piyo Couverture dan Piyo-Piyo Compound.

Cokelatnya disajikan dengan beragam rasa dan isian.

Mulai dari kacang mente, cabai, keju, dark cokelat, white cokelat coffe, kelor, mint, green tea dan lain-lain.

Per 2019, Banua Cokelat bisa mengghasilkan omzet Rp 1,5 juta per hari.

Namun akibat pandemi COVID-19, laba yang dihasilkan turun hingga 80 persen.

"Dulu bisa sampai Rp 1,5 juta per hari. Tapi sekarang sehari itu Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu. Itu pun tidak menentu," jelas Ancha kepada TribunPalu.com, Minggu (14/2/2021) pagi.

Ia menyebut, akibat pembatasan kegiatan beberapa waktu lalu, perusahaan keteteran dalam mengatur cash flow atau keuangan.

Kondisi ini membuat Rumah Coklat terpaksa merumahkan sebagian karyawan.

"Sebelumnya kami punya empat karyawan, sekarang tinggal dua. Karena keterbatasan keuangan untuk membiayai gaji tenaga kerja," paparnya.

Perempuan Ini Sulap Hobi jadi Sumber Pendapatan, Jualan Fresh Flower Laris Manis

Petani Bunuh Diri Diduga Stres karena Jagungnya Diserang Hama Tikus dan Babi

Cerita Ibu di Cianjur, Lahirkan Bayi Padahal Merasa Tak Hamil, Sempat Dikira Penyakit Lambung Kambuh

Sukses Berkat Aktingnya di Ikatan Cinta, Ayya Renita Minta Orangtua Berhenti Jualan Bakso

Perkembangan dan  penyebaran kasus Covid-19 atau virus corona per Sabtu (13/2/2021) di Palu terus meningkat.

Menurut data Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah (Sulteng), hingga Sabtu pukul 15.00 Wita, ada penambahan 19 pasien Covid-19 sehingga total ada 579 kasus terkonfirmasi positif.

Tak hanya itu, angka kematian juga bertambah, yakni sebanyak 3 pasien.

Sementara ada 52 pasien dinyatakan sembuh dari COVID-19. (*) 

Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved