Breaking News:

Palu Hari Ini

DPRD Palu Minta Pemkot Buka Data Penerima Dana Stimulan

Ketua Komisi A DPRD Palu Mutmainah Korona, meminta pendataan dan validasi data penerima dana stimulan baru, dilakukan secara terbuka.

TRIBUNPALU.COM/ELA
Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu Mutmainah Korona. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Komisi A DPRD Palu Mutmainah Korona, meminta pendataan dan validasi data penerima dana stimulan baru, dilakukan secara terbuka.

Pemerintahan Kota Palu, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan bantuan dana stimulan pada masyarakat terdampak bencana 28 September 2018 silam.

Dana stimulan diberikan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak akibat gempa dan tidak berada di zona merah rawan bencana.

"Iya, setelah data itu masuk, lalu diumumkan oleh Pemkot Palu, sehingga masyarakat bisa mengecek, apakah masuk sebagai penerima atau tidak, kalau tidak masuk apa alasannya dan diberikan solusinya," kata Mutmainah, Kamis (18/2/2021) pagi.

Wanita akrab disapa Neng Korona ini mengatakan, pemberitahuan mengenai calon penerima bantuan stimulan, harus perlu disosialisasikan secara masif kepada masyarakat.

5 Fakta Kasus ART Lompat dari Lantai 2 karena Kelaparan, Kerap Disiksa hingga Gaji Ditahan Majikan

Program Kampus Mengajar, Rektor Unismuh Palu: Mengubah Tantangan Mahasiswa Menjadi Harapan

Apa Bisa Puasa Qadha Ramadhan Sekaligus Puasa Senin Kamis dan Puasa Bulan Rajab? Ini Penjelasannya

Kesaksian Satpol PP 5 Tahun Berjaga di Rujab Pasha Ungu: Sering Dimarah, Namanya Juga Kerja

"Ini agar masyarakat benar-benar tau, sehingga masyarakat terlibat aktif dalam proses tersebut, dan yang paling penting adalah Pemkot melakukan validasi data secara terbuka," ungkapnya.

Menurutnya, sejak pascabencana hingga saat ini, Pemkot Palu belum mempunyai data valid menyangkut data rumah rusak akibat gempa 28 September 2018.

Meski begitu, Mutmainah mengapresiasi langkah Pemkot Palu, melalui BPBD untuk membuka pendaftaran berkas bagi masyarakat belum menerima stimulan.

"Ini satu kesempatan untuk masyarakat agar bisa segera mengurusi, demi percepatan pemulihan," ujarnya.

Sebelumnya telah beredar surat dari Pemerintah Kota Palu Badan Penanggulangan Bencana, dikeluarkan tangal 15 Februari 2021, dengan nomor surat 360/345-43/BPBD/2020 dan ditanda tangani oleh kepala pelaksana BPBD Kota Palu Singgih B Prasteyo.

Surat edaran itu, mengarahkan warga untuk mendaftr ke BPBD dengan membawa persyaratan sebagai berikut :

1.KARTU KELUARGA
2.KTP
3.Bukti Kepemilikan Rumah yg Sah
4.Nomor Telpon/HP
5.Foto rumah Kerusakan (print warna)
6.Apabila rumah terdampak berbeda alamat KTP/KK tolong di Tulis di KK lengkap alamat rmhx dan lengkapi dgn No.HP yg aktif
7.Bagi Warga yg telah terdaftar di HUNTAP tdk perlu mendaftar ke stimulan
8.Bagi Warga yg telah di survey dr Bulan Agustus sampai Desember 2020 tdk perlu mendaftar krn tinggal menunggu penyaluran di Tahun 2021.

Pendaftaran itu dibuka hanya tiga hari, yaitu dari tanggal 15-17 Februari 2021. (*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved