Turnamen Pramusim 2021 Resmi Digelar, 'Piala Menpora' Diikuti 20 Tim dan Tanpa Penonton di Stadion
Turnamen pramusim 2021 segera digelar sebagai ajang pemasan jelang Liga 1 2020 dan ajang uji coba penyelengaraan kegiatan olahraga di tengah pandemi
Penulis: Imam Saputro |
TRIBUNPALU.COM - Turnamen pramusim 2021 segera digelar sebagai ajang pemasan jelang Liga 1 2020 dan juga ajang uji coba penyelengaraan kegiatan olahraga di tengah pandemic Covid-19.
Kepastikan penyelenggaraan didapatkan setelah Polisi memberikan izin usai pertemuan dengan PSSI dan Menpora.
Seperti diketahui Kapolri Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Mabes Polri, Kamis (18/2/2021).
“Alhamdulillah, terima kasih kepada bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menpora Zainudin Amali dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Kami siap menggelar turnamen pramusim sesuai protokol kesehatan yang baik,” kata Ketua PSSI Moh Iriawan.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya sepakat untuk memberikan kesempatan (izin) turnamen pramusim 2021 dengan beberapa catatan.
“Tentunya dengan catatan bahwa penegakan protokol kesehatan itu menjadi syarat utama. Dengan adanya kesepakatan tersebut kita harus sama-sama menjaga komitmen, baik klub bola, pemain, suporter, penegakan prokes itu jadi prioritas," kata Kapolri.
Bernama Piala Menpora 2021
Ajang turnamen pramusim ini direncanakan jadi ajang pemasanan dan uji coba penyelengaraan kegiatan olahraga di tengah pandemic Covid-19.
PSSI menetapkan title turnamen menjadi Piala Menpora 2021.
"Kenapa kami sebut Piala Menpora 2021? Pertama, karena dalam kompetisi ini, Kemenpora dapat melakukan pengawasan terhadap hal-hal teknis terutama penerapan protokol kesehatan," kata Iriawan.
Baca juga: Polri Beri Izin untuk Piala Menpora, Zainudin Amali Yakini Liga 1 dan 2 Menyusul usai Idul Fitri
Peserta Piala Menpora 2021
Piala Menpora 2021 Rencananya diikuti 20 klub, yakni seluruh klub Liga 1 yang terdiri dari 18 tim, ditambah dua klub dari Liga 2, Sriwijaya FC serta PSMS Medan.
Sebanyak 20 klub tersebut akan dibagi menjadi empat grup, artinya, setiap grup bakal diisi lima klub.
Berikut grup turnamen Piala Menpora 2021:
Opsi 1:
Grup A (Solo): Bali United, PSM Makassar, Bhayangkara Solo FC, Persita, Persela.
Grub B (Bandung): Persib, Madura United, Borneo FC, Persik, Persebaya.
Grup C (Sleman): Persija, PS Sleman, Persipura, Persiraja PSMS.
Grup D (Malang): Arema FC, PSIS Semarang, Barito Putera, PS Tira Persikabo, Sriwijaya FC.
Opsi 2:
Grup A (Solo): Persija, PSIS Semarang, Bhayangkara Solo FC, PS Tira Persikabo, Bali United.
Grup B (Malang): Arema FC, PS Sleman, Persipura, Persiraja, PSMS.
Grup C (Bandung): Persib, PSM Makassar, Borneo FC, Persik, Madura United
Grup D (Palembang): Persebaya, Persela, Barito Putera, Persita, Sriwijaya FC.
Format Kompetisi
Piala Menpora menggunakan format single round robin yang artinya setiap tim akan bertemu satu kali pada babak penyisihan.
Juara grup dan runner-up akan melaju ke babak perempat final atau 8 besar yang akan dilangsungkan pada 15-18 April 2021.
Pada perempat final, setiap tim yang saling bentrok bakal bermain dengan sistem knockout atau gugur dan babak tambahan waktu (extra time) serta adu penalti mulai diberlakukan.
Sistem knockout juga berlaku untuk semifinal (20-21 April) hingga final (24-25 April).
Adapun ajang ini direncanakan dimulai 20 Maret.
Baca juga: Upaya PSSI & PT LIB Gelar Kompetisi Liga 1 di Tengah Pandemi: Susun Prokes Hingga Turnamen Pramusim
Jadwal Piala Menpora 2021
Berdasarkan presentasi pada rapat koordinasi PSSI dan PT LIB bersama Kemenpora, Rabu (10/2/2021), Piala Menpora diajdwalkan berlangsung pada 20 Maret-25 April 2021.
Dengan kata lain, Piala Menpora akan berakhir sekitar satu setengah bulan sebelum Liga 1 dan 2 2021 bergulir.
Adapun Liga 1 rencananya akan digelar pada 11 Juni 2021-11 Maret 2022, sedangkan Liga 2 dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni-27 November 2021.
Tempat Kompetisi
Empat kota menjadi tuan rumah penyisihan grup yaitu Solo, Bandung, Sleman dan Malang.
Dengan alternatif empat kota tuan rumah lainnya yakni Solo, Bandung, Malang dan Palembang.
Penonton tak boleh ke stadion atau nobar
Turnamen pramusim menjadi ajang percontohan kompetisi di tengah pandemi Covid-19.
Seperti penerapan protokol kesehatan hingga komitmen suporter untuk tidak datang ke stadion dan menggelar nobar (nonton bareng).
“Dengan adanya turnamen pramusim semua bisa melihat penerapan disiplin protokol kesehatan, karena kita belum pernah mencobanya. Sehingga ini jadi evaluasi untuk bergulirnya Liga 1 dan Liga 2, mendatang. Selain itu, bisa jadi ajang pemanasan tiap klub untuk melakukan seleksi pemain sebelum dikontrak sebelum tampi dalam kompetisi sesungguhnya,” tambah Iriawan.
Jadi ajang evaluasi
Menpora Zainudin Amali juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan kesempatan turnamen pramusim bergulir.
"Ini sekaligus menjadi ujian, apakah hal-hal yang sudah disampaikan pada saat memohon izin dari pihak PSSI dan LIB itu dipatuhi tidak, “ kata dia.
“Polri akan melihat itu, kalau turnamen pramusim ini berhasil dengan baik. maka tentu setelah itu, setelah lebaran Idul Fitri nanti akan ada kompetisi untuk 2021-2022," kata Zainudin Amali.
(TribunPalu.com)