Breaking News:

Palu Hari Ini

Ini Syarat Bangun Kantor Cabang PPIU di Kota Palu

Sejumlah syarat pendirian kantor PPIU diantaranya mengajukan surat permohonan pengesahan kantor cabang oleh pimpinan pusat PPIU.

TribunPalu.com/Handover
Kepala Seksi PHU Kemenag Kota Palu (dua dari kiri), Muhammad Thalib foto bersama usai lakukan pemeriksaan izin operasional. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ada beberapa syarat wajib dipenuhi oleh Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh (PPIU), jika ingin membuka kantor cabang di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Hal ltu, sesuai dengan keputusan Dirjen PHU Kemenag RI Nomor 338 tahun 2018, Tentang Pedoman Tata Cara, Persyaratan dan Pelaporan Pembukaan Kantor Cabang PPIU.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kota Palu, Muhammad Thalib menjelaskan, PPIU penjaring jamaah umroh dan haji di suatu daerah, pertama, harus memiliki kantor di kota tersebut.

Sejumlah syarat pendirian kantor PPIU diantaranya mengajukan surat permohonan pengesahan kantor cabang oleh pimpinan pusat PPIU.

Baca juga: Urus Dokumen Kependudukan, Pemohon Abaikan Prokes di Kantor Disdukcapil Kota Palu

Baca juga: Mata Air Bionga Indah, Wisata Kolam Renang di Tengah Hutan Desa Kaleke Sigi

Baca juga: Selain Bisa Diminum, Mata Air di Desa Kaleke Sigi Bisa Sembuhkan Stroke

Berkas tersebut dimasukkan di Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah.

"Harus ada salinan akta notaris pembentukan kantor cabang ke Kemenag Provinsi Sulteng," ucap Muhammad Thalib Senin (22/2/2021).

Selain itu berkas lainnya wajib diserahkan yakni, daftar riwayat hidup, fotocopi KTP, fotocopi NPWP pimpinan kantor cabang, serta melampirkan susunan pengurus kantor cabang yang disahkan oleh pimpinan PPIU Pusat.

Selanjutnya, jika berkas dinyatakan lengkap, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah, akan segera menerbitkan rekomendasi dengan berita acara guna peninjauan lokasi kantor cabang.

Tidak hanya itu, di Kantor Cabang PPIU tersebut harus ada papan nama yang memuat nama PPIU, sama dengan kantor pusat, alamat, dan nomor telepon.

Serta nomor izin PPIU Pusat harus terpasang dengan jelas.

“Selain itu disertakan pula surat pernyataan di atas materai tentang integritas dan komitmen PPIU," jelas Muhammad Thalib.

Jika dinilai layak, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah kemudian akan menerbitkan keputusan pengesahan kantor cabang, paling lama 14 hari kerja setelah permohonan pengesahan kantor cabang. (*)

Penulis: Moh Salam
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved