Breaking News:

Nekat Melakukan Wheelie di Jalan, Siap-siap Kena Denda Rp 500 Ribu

Melakukan wheelie di jalanan ternyata melanggar hukum dan bisa dijatuhi denda cukup besar. Berikut penjelasannya.

handover
Ilustrasi melakukan wheelie 

TRIBUNPALU.COM - Sangat sering terlihat di jalan pengendara sepeda motor yang merupakan anak-anak muda melakukan atraksi berbahaya.

Tindakan tersebut tak hanya membahayakan diri mereka sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

Salah satu atraksi berbahaya yang sering dilakukan di jalan adalah wheelie.

Atraksi ini dilakukan dengan mengangkat roda depan dan hanya mengandalkan roda belakang ketika melaju.

Baca juga: Dipecat karena Tuduhan Kudeta, Jhoni Allen Marbun Buka Suara: Demi Tuhan, SBY Tidak Berkeringat

Baca juga: Agenda Pertama Wali Kota Palu, Hadianto Minta BPBD Selesaikan Dana Stimulan Dalam Waktu 3 Bulan

Baca juga: Siap-siap, Kota Palu Bakal Alami Hari Tanpa Bayangan, Cek Jadwalnya

Melakukan wheelie ternyata merupakan hal yang dilarang dan bisa membuat terjerat hukum.

Pemerhati masalah transportasi Budiyanto, mengatakan, aksi wheelie di jalan raya merupakan pelanggaran lalu lintas dan bisa dikenakan denda.

“Hasil analisa dan evaluasi bahwa setiap kejadian kecelakaan lalu lintas sudah dipastikan diawali dengan pelanggaran lalu lintas. Aksi wheelie tentu berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Budiyanto dilansir dari Kompas.com (1/3/2021).

Baca juga: Tanggapi Jokowi Legalkan Produksi Miras, Rocky Gerung: Minuman Keras Jadi Problem Kita

Baca juga: Dampak Pembelajaran Online di Kota Palu, Siswa: Tidak Efektif 

Baca juga: Sosok Sederhana Artidjo Alkostar, Hanya Punya 1 Motor dan 1 Mobil, Ini Daftar Harta Serta Profilnya

Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya itu juga mengatakan, mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara ugal-ugalan, tidak wajar dan melebihi batas kecepatan maksimal merupakan pelanggaran lalu lintas.

Pengendara bisa dikenakan sanksi pidana dengan kurungan paling lama dua bulan dan denda paling banyak Rp 500.000, sesuai dengan Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Pasal 287 ayat (5).

Sebelumnya, Reza Syahdri Sihombing alias Reza SS, pegiat freestyle yang sudah malang melintang di berbagai kejuaraan stunt rider Asia dan Eropa, mengatakan, anak muda yang sering melakukan aksi wheelie di jalanan terpengaruh tontonan dari sinetron, film, medsos, hingga motovlogger.

Baca juga: Shesar Hiren Rhustavito, Satu-satunya Asa Tunggal Putra Indonesia di Swiss Open 2021, Ini Profilnya

Baca juga: Tampil Tegas dan Berani, Najwa Shihab Pernah Insecure dan Selalu Bawa Senjata Ini: Aku Selalu Nangis

Baca juga: Token Listrik Gratis Bulan Maret Sudah Bisa Diklaim, Ini Caranya: Bisa Via WA atau PLN Mobile

“Zaman dulu olahraga ini belum populer, tapi mulai ramai sejak internet mudah digunakan. Ketika orang bisa bebas akses, kemudian mudah tersebar, maka orang juga mudah meniru,” ucap Reza, dilansir dari Kompas.com (1/3/2021).

Menurutnya, jika hanya dilakukan sebagai ajang pamer dan diunggah ke media sosial, sebaiknya hal itu tidak dilakukan.

“Ini pentingnya harus ada bimbingan orang tua, organisasi juga seperti IMI, bahkah kepolisian harus kasih atensi. Mereka sebetulnya butuh tempat,” kata Reza.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ketahuan Melakukan Wheelie di Jalan, Denda Rp 500.000 Menanti

Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved