Palu Hari Ini
Dari Perbaikan Ekonomi Hingga Infrastruktur, Berikut Program Prioritas Hadi-Reny untuk Palu
Hadianto Rasyid-dr Reny A Lamadjido memaparkan sejumlah program prioritas untuk membangun Kota Palu.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam
TRIBUNPALU.COM,PALU - Pemerintah Kota Palu terus melakukan penyamaan visi misi dengan instansi terkait untuk pembangunan Kota Palu ke depan.
Dalam pertemuan dengan kepala OPD di lingkungan Pemkot Palu, Hadianto Rasyid-dr Reny A Lamadjido memaparkan sejumlah Program Prioritas untuk membangun Kota Palu.
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyebutkan, program prioritas untuk pembangunan Kota Palu, di antaranya ekonomi, sosial kependudukan, infrastruktur, layanan dasar, lingkungan, dan birokrasi.
Peraih 64.249 suara dalam pilkada 2020 tersebut menuturkan, barometer keberhasilan pemerintah kota dalam peningkatan ekonomi, dapat diukur dari berapa besar pendapatan daerah itu sendiri.
Sehingga hal tersebut berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Hari Pertama Kerja, Wali Kota Hadianto Programkan 1.000 Perahu untuk Nelayan Teluk Palu
Baca juga: Agenda Pertama Wali Kota Palu, Hadianto Minta BPBD Selesaikan Dana Stimulan Dalam Waktu 3 Bulan
Baca juga: Apel Perdana Hadianto Rasyid: ASN Jangan Terlambat, Pukul 07.30 Wita Pelayanan Sudah Harus Dibuka

"Kalau dari aspek sosial kependudukan, kami berupaya bagaimana cara memberdayakan masyarakat dengan program Pemerintah Kota," ucao Hadianto, di Kantor Wali Kota Palu, Jl Balai Kota Timur, Kecamatan Mantikulore, Sulawesi Tengah, Senin (1/3/2021).
Program itu di antaranya bagian UMKM, padat karya maupun dana bantuan sosial kependudukan lainya.
"Program padat karya tetap dilanjutkan, namun akan menyesuaikan anggaran dengan sebaik-baiknya," kata pemilik Taipa Beach itu.
Sementara dalam koreksi pola pekerjaanya, aspek infrastruktur seperti perbaikan jalan, pemukiman masyarakat terdampak triobencana 2018 silam.
Sedangkan untuk layanan dasar, Ketua DPD Partai Hanura Sulteng itu menjabarkan akan menyasar pendidikan, kesehatan, keamanan dan ketertiban, hingga penanggulangan narkoba dikalangan remaja.
Baca juga: Demo PETI di Desa Buranga, Massa Aksi Beri Waktu Polisi Satu Minggu Usut Tuntas Pemodal Tambang
Baca juga: Apa Itu Skandal Barcagate yang Membuat Stadion Barcelona Dikepung Polisi? Berikut Penjelasannya
Baca juga: Cairkan Bansos Tunai Rp 300 Ribu Maret 2021, Cek dengan LOGIN dtks.kemensos.go.id, Bawa KTP atau KK
Ia pun menyoalkan penetapan zonasi rawan bencana di Kota Palu.
Sebab sistem tersebut tidak efektif diberlakukan dikarenakan berdampak pada masuknya investasi ke Kota Palu.
Sementara untuk menyangkut birokrasi, dirinya akan melakukan kondusifitas dilingkup kerja pemerintahan.
Diantaranya melakukan audit APBD kota Palu sebelumnya.
Untuk mengetahui seberapa optimalnya sistem progres berjalan dengan baik. (*)