Breaking News:

Virus Corona di Sulteng

Bakal Dilakukan Skrining, Ini 12 Penyakit yang Tidak Bisa Divaksin COVID-19

Pada pelaksanaan vaksin COVID-19, tidak semua orang bisa menerima vaksin, teriutama penderita 12 penyakit Komorbid atau bawaan.

TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Kepala Dinas Kesehatan Palu dr Husaema 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pada pelaksanaan vaksin COVID-19, tidak semua orang bisa menerima vaksin, terutama penderita 12 penyakit Komorbid atau bawaan.

12 penyakit itu ialah penyakit autoimun sistemik, Sindrom Hiper IgE, Infeksi akut, ginjal kronis (transplantasi ginjal), hipertensi, penyakit jantung, jantung koroner, reumatik autoimun, gastrointestinal, hipertiroid, kanker dan pasien hematologi onkologi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr Husaema mengatakan, sebelum divaksin bakal dilakukan skrining secara ketat sehingga penerima vaksinasi dipastikan sudah memenuhi syarat secara kesehatan.

"Jadi jangan berharap orang-orang tertentu langsung bisa divaksin, akan dilakukan skrining dengan ketat , sehingga orang-orang divaksin itu benar-benar memenuhi syarat," jelas dr Husaema, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Hotel Santika Palu Sajikan Cemilan Baru Dari Kelor, Miliki Banyak Khasiat untuk Kesehatan

Baca juga: Duka Keluarga Menanti Jenazah Briptu Herlis yang Gugur Saat Kontak Tembak dengan MIT Poso

Dijelaskannya, orang dengan penyakit penyerta alias Komorbid akan berbahaya jika tetap dipaksakan untuk disuntikan vaksin COVID-19.

Vaksinasi COVID-19 untuk pasien Komorbid bisa dilakukan dengan syarat seperti, penderita hipertensi saat skrining tekananya dibawah 180 mmHg, penderita diabetes tanpa komplikasi akut, dan kadar gula darahnya terkontrol.

Sedangkan untuk penderita kanker dalam kondisi kesehatannya baik atau tidak menjalani pengobatan kanker.

Baca juga: Briptu Herlis Gugur dalam Kontak Tembak dengan MIT Poso, Sempat Janjikan Hal Ini Kepada Ayahnya

Baca juga: Info Loker Sulteng: Fasilitator Program Pamsimas III Milik Pemerintah, Simak Syarat dan Cara Daftar

Namun demikian, Dinas Kesehatan Kota Palu akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi terkait proses vaksinasi.

"Intinya semua akan dilakukan sesuai prosedur, kalau penderita komorbid ini berbahaya sudah pasti kami tak akan vaksin," pungkasnya. (*)

Penulis: Moh Salam
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved