Breaking News:

MIT Poso Tewas Tertembak

VIDEO: Kasus Dua Teroris MIT Poso Tewas Pasca Baku Tembak Dengan Satgas Madago Raya

Dua jenazah DPO kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Selasa (2/3/2021) sekitar pukul 09.37 Wita.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Kristina Natalia

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dua jenazah DPO MIT Poso atau kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Selasa (2/3/2021) sekitar pukul 09.37 Wita.

Kedua jenazah diberangkatkan dari Poso dan tiba di Palu menggunakan ambulans RS Bhayangkara Palu.

Informasi yang diperoleh, kedua DPO yakni Alvin alias Mus’ab dan satu DPO lain yakni Khairul alias Irul alias Aslam.

Korban jiwa lain akibat kontak tembak yakni satu Tim Koopsus TNI, Praka Dedi Irawan dan mengalami luka tembak di bagian perut.

Sebelumnya terjadi baku tembak di Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Senin (1/3/2021) sekitar pukul 16.30 Wita.

Baca juga: Pihak Nissa Sabyan Bantah Adanya Perselingkuhan dengan Ayus, Ririe Fairus: Allah Maha Melihat

Baca juga: Ummi Pipik Tak Kuasa Menahan Tangis saat Berada di Makam Rina Gunawan, Ungkap Kebaikan Almarhumah

Baca juga: Moeldoko, Ibas hingga Ridwan Kamil Masuk Bursa Calon Ketum, Demokrat Jabar: Tidak Mungkin

FOLLOW JUGA:

Baca juga: VIDEO: Ini Alasan Pelajar Berharap Ujian Berbasis Online Ditiadakan

Baca juga: VIDEO: Ini Tanggapan Siswa di SMAN 1 Palu soal Pembelajaran Online 

Baca juga: VIDEO: Begini Penampakan Hari Terakhir Pos Pemeriksaan Covid-19 di Perbatasan Kota Palu

Terkait dengan kejadian ini Tim Koopsus TNI masih melaksanakan penyisiran dan pengejaran di lapangan.

Sementara itu, Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso menyebut baku tembak di Desa Tambarana dan menewaskan dua DPO MIT Poso.

Selain itu satu anggota TNI yang ikut jadi korban sudah diberangkatkan ke Jakarta.

Selain dua DPO, dua DPO lain kabur dan dilakukan pengejaran.

“Pada waktu kontak tembak ada empat DPO dan dua meninggal dunia dan dua lagi kabur,” sebutnya.

“Untuk dua DPO yang meninggal, satu bom itu meledak ditubuhnya sendiri dan satu lagi kena tembak di bagian kepala,” jelas Kapolda. (*)

Penulis: Kristina Natalia
Editor: Putri Safitri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved