Kuliner Kota Palu

Warung Makan di Palu ini Buka di Tengah Pandemi dengan Menu Khasnya Nasi Bakar

Meski di tengah pandemi, tak menyurutkan niat Wilson Tantriono untuk membangun bisnis.  Bersama kawannya Arif, ia mendirikan warung nasi bakar.

TribunPalu.com/fandi_ahmat
Warung makan Depot AW di Jl Kijang, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pandemi COVID-19 selama setahun terakhir telah memporak-porandakan perekonomian dunia, tak terkecuali di Indonesia. 

Tak sedikit bisnis besar maupun UMKM harus terhenti akibat PSBB. 

Meski di tengah pandemi, tak menyurutkan niat Wilson Tantriono untuk membangun bisnis. 

Bersama kawannya Arif, pria asal Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi ini mendirikan warung makan Depot AW di Jl Kijang, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Layanan Perpustakaan BPS Tutup, Masyarakat Bisa Lakukan Ini untuk Tetap Akses Data di Sulteng

Baca juga: Yuk Cek Harga Promo Dua Menu Makanan Andalan Hotel Santika Palu

Baca juga: Bupati Morowali: Kita Harus Jamin Rakyat Miskin Dapat LPG Subsidi

Baca juga: Dilarang Rangkap Jabatan, dr Reny Lamadjido: Apakah Saya Harus Berhenti Jadi Dokter?

Warung ini dikenal dengan menu nasi bakarnya dan buka setiap Senin-Sabtu pukul 09.00-21.00 Wita. 

Wilson tak menyangka jika usaha yang dirintisnya di masa pandemi itu justru diminati masyarakat. 

Nasi bakar ala Depot AW
Nasi bakar ala Depot AW (TribunPalu.com/fandi_ahmat)

"Ini sudah berjalan sekitar enam bulan. Awalnya iseng-iseng untuk mengisi kegiatan, apalagi di tengah pandemi seperti ini. Terus upload di Instagram, ternyata pada banyak yang tertarik dan beli," kata Wilson, Jumat (5/3/2021). 

Soal pemasaran, Wilson bersama istrinya mengunggah lewat akun media sosial baik itu Instagram maupun WhatsApp. 

Baca juga: Jadi Orang Pertama Divaksinasi Covid-19 di Pemprov Sulteng, Longki: Tidak Terasa Kayak Dicubit Saja

Baca juga: Serius Soal Pengelolaan Sampah, Hadianto Bakal Surati Kantor-kantor Lingkup Pemkot Palu

Mereka juga dibantu teman-temannya dalam memperkenalkan nasi bakar ala Depot AW

"Rekan saya Arif ada di Makassar. Di sini saya mengelola bersama istri. Kami hanya posting story di Instagram dan Whatsapp. Teman-teman juga ketika coba menu di sini ikut bantu promosikan," tuturnya. 

Tak ingin usahanya gulung tikar begitu saja, Wilson terus berpikir untuk mengembangkan bisnisnya. 

Dalam sebulan, warung makan Depot AW dapat menghasilkan omzet puluhan juta rupiah. 

Warung makan Depot AW Jl Kijang, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Warung makan Depot AW Jl Kijang, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah. (TribunPalu.com/fandi_ahmat)

Terdapat tujuh varian nasi bakar Depot AW, mulai dari ayam suwir, cakalang fufu (cakfu), roa, mujair bakar/goreng, tempe/tahu, ampela dan mix, dengan kisaran harga Rp 15 ribu-Rp 25 ribu. 

"Omzet sebulan bisa Rp 50 juta sampai Rp 60 juta. Ke depan ingin dikembangkan, mungkin dengan menambah menu-menu baru," ujar Wilson. 

Selain di Jalan Kijang, Depot AW juga sudah membuka dua cabang, yakni di Jl Kimaja, Kelurahan Besusu Barat dan Jl RE Martadinata, Kelurahan Tondo. 

Selain offline, pembeli juga dapat memesan via Whatsapp di nomor 0811-452-272, atau melalui Instagram @nasi_bakar_aw. (*) 

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved