Kabar Seleb
Klarifikasi Soal Kasus Plagiarisme MV Raja Terakhir, Young Lex Enggan Minta Maaf
Young Lex menyatakan untuk tidak meminta maaf kepada para penggemar K-Pop atas kasus dugaan plagiarisme yang menimpanya.
TRIBUNPALU.COM - Young Lex memutuskan untuk men-take down MV terbarunya dari YouTube setelah menjelaskan tudingan penjiplakan karya Lit milik Lay EXO.
Young Lex menyatakan untuk tidak meminta maaf kepada para penggemar K-Pop atas kasus dugaan plagiarisme yang menimpanya.
Tudingan penjiplakan karya Lay EXO dalam penggarapan Video Klip musik terbarunya Raja Terakhir dianggapnya bukan kesalahan pribadinya melainkan pihak ketiga.
"Saya minta maaf untuk tidak minta maaf tentang video klip terbaru di Channel YouTube saya yang berjudul Raja Terakhir (The Last King) | Official Song Three Kingdoms: Hero Legendaris yang sedang ramai saat ini di medsos atas tuduhan plagiarism," tulis Young Lex dalam unggahannya pada Rabu (10/3/2021).
Cowok bernama lengkap Samuel Alexander Pieter itu mengaku tidak terlibat dalam proses kreatif penggarapan video klip lagu Raja terakhir.
Justru, ia mengatakan, pihaknya hanya bekerja sama dengan sebuah agensi untuk memproduksi klipnya sambil menyelipkan info sponsor salah satu game di videonya itu.
"Saya bekerja sama dengan agency hanya sebagai talent dan pencipta lagu. Saya tidak turut serta dalam produksi MV tersebut sehingga terjadi dugaan kemiripan atas ornamen, kostum dan/atau beberapa scene di music video Lay (EXO) yang berjudul LIT," ujarnya lagi.
Meski sudah dijelaskan begitu, Young Lex tak akan dengan cepat menghapus video klip Raja Terakhir yang sekaligus juga mempromosikan game Three Kingdoms: Hero Legendaris lewat lagunya itu.
Katanya, hal tersebut sebagai bentuk profesionalismenya dalam bekerja.
"Sebagai profesional, saya tetap bertanggung jawab mempromosikan game tersebut (Three Kingdoms: Hero Legendaris) sampai batas waktu yang ditentukan," katanya lagi.
Meski tak ada kata maaf dari Young Lex seperti yang diinginkan netizen, pihak perusahaan game Three Kingdoms: Hero Legendaris telah mengklarifikasi dan meminta maaf lebih awal terkait plagiarisme tersebut melalui akun Instagramnya @threekingdomsherolegendaris, Selasa (9/3/2021).
Mereka menyatakan bersalah atas penjiplakan karya itu dalam promosi produknya.
"Di sini tentang lagu MV Young Lex-Raja Terakhir, yang membuat kehebohan saat ini, perusahaan kami sebagai pengguna lagu ini tidak dapat menjaga dasar yang harus dijaga yaitu perlindungan terhadap bahan iklan ini dan kami menyatakan bersalah," tulis pihak perusahaan.
Dalam postingannya tersebut, mereka juga menyatakan permintaan maaf kepada Lay Zhang, agensi dan hak pembuatan lagu.
Mereka juga menegaskan bakal memeriksa ulang dan memecat pekerja dari agensi terkait. Pihak perusahaan tersebut juga menegaskan jika mereka bakal menghapus MV tersebut.
