Breaking News:

Viral Medsos

VIral Anak Dicubit Orangtua Kalau Jualan Tak Laku di Lampu Merah, Begini Nasib Ayah dan Ibunya

VIral anak berinisial AA dicubit orangtuanya jika jualan tak laku di lampu merah. Video itu beredar di media sosial warga Kota Palu dan sekitarnya.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Viral anak dicubit orangtuanya jika jualan tak habis terjual 

TRIBUNPALU.COM, PALU - VIral anak berinisial AA dicubit orangtuanya jika jualan tak laku di lampu merah.

Video itu beredar di media sosial warga Kota Palu dan sekitarnya sejak Selasa (9/3/2021) malam.

Dalam video itu, terlihat personel Satpol PP Kota Palu menanyai seorang anak di bawah umur tentang perlakuan orangtuanya.

Si anak dalam video mengaku kalau dia mendapat kekerasan fisik jika jualannya tidak habis terjual.

Si anak dan kedua orangtuanya diketahui berjualan tisu dan kue semprong gulung di lampu merah atau traffic light Jl Diponegoro - Jl Imam Bonjol - Jl Wahid Hasyim Kota Palu.

Kasus dugaa tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur itu langsung ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Palu.

Soal Kemunculan Virus Corona Baru, dr Husaema: Jangan Panik, Jangan Perparah Keadaan

Kapten Timnas Voli Putri Ungkap Sikap Aprilia Manganang saat Masih Jadi Atlet: Batasi Ruang Gerak

Kumpulan Ucapan Selamat Isra Miraj 1442 H, Kamis 11 Maret 2021 Bahasa Indonesia, Inggris, & Gambar

Selasa malam, ayah anak tersebut yang berinisial RA dan istrinya H dipanggil polisi ke Mako Polres Palu di Jl Pemuda Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Keduanya dimintai keterangan dan mengaku telah melakukan tindakan kekerasan dengan mencubit kedua paha anaknya yang berinisial AA.

Tetapi RA dan H menjelaskan bahwa kekerasan itu tidak untuk memasa anaknya menjadi pengemis, melainkan untuk berjualan.

Kapolres Palu AKBP Riza Faisal, membenarkan bahwa polisi telah menindaklanjuti dugaan kasus kekerasan anak di bawah umur tersebut.

"Kedua orangtuanya dikenakan Undang-undang perlindungan perempuan dan anak, tepatnya KDRT dan kekerasan anak di bawah umur," jelas kapolres, Rabu (10/3/2021) siang.

Putus dengan Putra Jokowi Kaesang, Felicia Dijodoh-jodohkan dengan Anak Ahok, Sean: Lol

Tangis Darmizal Menyesal Dukung SBY, Demokrat: Jangan Buat Drama Seakan Paling Punya Jasa dan Peduli

Setelah mengakui kesalahannya dan bertobat, kedua orangtua AA itu berjanji tidak mengulanginya lagi.

Polisi akhirnya memperbolehkan keduanya pulang ke rumahnya.

"Tapi keduanya wajib lapor seminggu dua kali," kata kapolres. (*)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved